Agama

Ribuan jemaah umroh tertahan di Saudi

3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:48
09 JAN 2017
Dok: sejumlah jemaah tertahan belum bisa pulang (foto: Kemenag)
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Rimanews

Rimanews - Ribuan jemaah umrah asal Indonesia masih tertahan kepulangannya akibat kebijakan penghentian penerbangan Flynas dari Arab Saudi.

Staf Teknis Satu Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) KJRI Jeddah Ahmad Dumyathi Basori mengatakan lebih dari 2000 jemaah umrah asal Indonesia dan Malaysia tertunda kepulangannya akibat pemutusan hubungan kerja antara Flynas dan Lofty Cest Ltd. yang berdomisili di the British Virgin Islands, sejak 31 Desember 2016 lalu.

Persoalan ini menjadi perhatian serius Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Menurut Dumyathi, saat memimpin rapat di Madinah, Jumat pekan lalu, Menag meminta KUHI KJRI untuk proaktif dalam membantu proses pemulangan jemaah Indonesia.

"Menag minta agar pemulangan jemaah umrah ini menjadi prioritas untuk segera diselesaikan," kata Dumyathi seperti dikutip dari laman Kemenag.go.id, Senin (09/01/2017).

Arahan Menag ini, lanjut Dumyathi disampaikan langsung kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil, Direktur Layanan Luar Negeri Sri Ilham Lubis, serta tim Staf Teknis Haji KUHI.

Perhatian yang sama diberikan oleh Duta Besar RI untuk Saudi Arabia Agus Maftuh Abegebriel. Secara khusus, Dubes memberikan arahan langsung agar KUHI KJRI dapat memantau dan memberikan perhatian khusus terkait kepulangan ribuan jemaah umrah yang datang ke Saudi dengan maskapai Flynas.

Konsul Jenderal RI Mohammad Hery Saripudin juga meminta agar KUHI KJRI dapat bantu penyelesaian kesulitan jemaah yang terancam tidak dapat dipulangkan ke tanah air pasca pemutusan hubungan antara Flynas dan Lofty Cest Ltd. yang berdomisili di the British Virgin Islands.

Sehubungan itu, KJRI di Jeddah membentuk Satuan Tugas Penanganan Umrah (STPU). Sebagai langkah awal, STPU berkirim surat kepada Wakil Menteri Haji bidang Umrah Dr. Isa Rawas untuk melaporkan masalah ribuan jemaah umrah asal Indonesia yang belum jelas jadwal kepulangannya.

Selain komunikasi formal melalui surat resmi, upaya juga dilakukan STPU melalui komunikasi informal kepada Isa Rawas. Harapannya, proses pemulangan jemaah bisa dipercepat. Menurut Dumyathi, Isa Rawas sudah memberikan respons bahwa pihaknya akan mendiskusikan dengan pihak GACA (General Aviation Civil Authority) agar ada jalan keluar.

Atase Perhubungan KJRI Jeddah Nahduddin S. Hasan juga ikut membantu mengkomunikasikan persoalan ini kepada pihak maskapai dan GACA sebagai salah satu mitra kerjanya.

Dumyathi mengatakan, perwakilan Indonesia di Saudi terus berupaya agar jemaah umrah Indonesia yang tertunda kepulangannya akibat kisruh FLynas bisa segera dipulangkan ke Tanah Air. Menurutnya,saat ini ribuan jemaah tersebut sebagian sudah berada dan menginap di beberapa hotel di Jeddah, sebagian masih di Madinah, dan ada juga yang memilih membeli tiket secara mandiri dengan maskapai penerbangan lainnya.

KATA KUNCI : , ,
Agama