Agama

DPR-Pemerintah sepakat ongkos naik haji Rp34,9 juta

4.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:31
23 MAR 2017
Dok. Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji
Reporter
Zul Sikumbang
Sumber
Rimanews

Rimanews - DPR dan kementerian agama merampungkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2017, dan telah menyepakati biaya ongkos naik haji tahun ini.

"Panja biaya penyelenggaraan ibadah haji Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama RI menyepakati komponen Direct Cost sebesar Rp 34.890.312," kata Ketua Komisi VIII Ali Taher di Gedung DPR RI, hari ini.

Pembahasan ongkos haji antara DPR dan pemerintah dilakukan sejak awal Februari lalu. Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2017 berbeda dengan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun sebelumnya, karena adanya kenaikan kuota haji menjadi sebanyak 221.000. 

Pemerintah dan DPR menetapkan transaksi biaya operasional haji di Arab Saudi menggunakan mata uang Saudi Arabia Riyal (SAR) dengan kurs SAR1 = Rp 3.570. "Pengumuman BPIH ditetapkan oleh Keputusan Presiden dan ditetapkan dalam mata uang rupiah," kata Ali.

Ali merinci biaya tersebut terdiri atas, Harga rata-rata komponen penerbangan (Tiket, Airport Tax, dan Passenger Service Charge) sebesar Rp 26.143.812. Biaya pemondokan Mekkah sebesar SAR 4.375 dengan rincian sebesar SAR 3.425 dialokasikan ke dalam anggaran dana optimalisasi dan sebesar SAR 950 yang dibayar oleh jemaah haji dengan ekuivalen sebesar Rp3.391.500.  Besaran Living Allowance sebesar SAR 1500 yang ekuivalen sebesar Rp 5.355.000 dan diserahkan pada jemaah haji dalam mata uang Saudi Arabia Riyal.  

DPR dan Kementerian Agama  juga menyepakati peningkatan pelayanan terhadap jemaah haji, diantaranya, jumIah makan jemaah di Makkah menjadi 25 kali dan di Madinah 18 kali dan waktu tinggal jemaah di Arab Saudi selama 41 hari. 

Agama