Agama

150 ribu orang diperkirakan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal

14.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:46
24 JUN 2017
Dok. Masjid Istiqlal.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Sekitar 100 ribu hingga 150 ribu jemaah diperkirakan akan mengikuti pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakarta pada Minggu (25/06/2017).

Jumlah warga yang diperkirakan melaksanakan salat hari raya di Istiqlal tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan saat Idul Adha yang jemaahnya bisa mencapai 200 ribu orang. Banyaknya warga Jakarta yang mudik ke kampung halaman dianggap menjadi salah satu faktor sedikitnya jumlah jemaah salat Idul Fitri dibandingkan Idul Qurban.

Kepala Bagian Protokol dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam, Sabtu, mengatakan, pengurus tidak mempersiapkan hal khusus meski Presiden Joko Widodo berencana melaksanakan salat Id di sana.

"Tidak ada persiapan, biasa saja. Perkiraan kami jumlah jamaah 100 sampai 150 ribu orang," kata Abu, dikutip dari Antaranews.

Abu menjelaskan, pengelola Masjid Istiqlal menyerahkan persiapan mulai dari protokoler hingga keamanan kepada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

"Karena ini acara kenegaraan, semua diserahkan pada Paspampres. Paling ya kita persiapkan listrik, mesin air, dan penambahan speaker untuk yang di pelataran," kata Abu.

Jokowi diagendakan akan melaksanakan salat Idul Fitri 1438 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, sebelum kemudian menggelar acara open house di Istana.

Quraish Shihab rencananya akan menjadi khatib salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal dan yang bertugas sebagai imam ialah Ahmad Husni Ismail sebagai imam tetap shalat rawatib. 

Penetapan 1 Syawal

Sebelumnya, pemerintah menetapkan 1 Syawal 1438 Hijriyah jatuh pada Minggu, 25 Juni 2017 seusai menggelar sidang isbat di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu sore. Bulan baru atau hilal sudah terlihat di beberapa lokasi, yakni Kupang, Nusa Tenggara Timur; Gresik, Jawa Timur; dan Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Bahkan di Pelabuhan Ratu, posisi hilal sudah mencapai 3,88 derajat.

"Besok pagi, kita bersama akan melaksanakan salat Idul Fitri," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers usai sidang isbat.

Sidang isbat dihadiri oleh duta besar negara sahabat, Ormas Islam, Mahkamah Agung, Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Planetarium.

Ru'yatul hilal adalah metode yang digunakan untuk menentukan awal dan akhir Ramadhan, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad Saw: "Janganlah kalian berpuasa hingga melihat hilal, jangan pula kalian berbuka hingga melihatnya. Jika terhalang awan, maka sempurnakanlah hitungannya menjadi tiga puluh hari." (HR Bukhari)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah mengeluarkan fatwa Nomor 2 Tahun 2004 yang menyebutkan bahwa penentuan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah dilakukan menggunakan metode ru'yatul hilal.

Transjakarta baru beroperasi pukul 09.00

Bagi Anda yang sudah berencana menuju Masjid Istiqlal untuk mengikuti pelaksanaan salat Idul Fitri menggunakan bus Transjakarta tampaknya harus memikirkan moda transportasi lain karena angkutan umum yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Busway itu baru akan beroperasi pukul 09.00 WIB saat hari raya.

"Bertepatan dengan Idul Fitri, bus-bus Transjakarta akan mulai beroperasi pada pukul 09.00 WIB," kata Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono di Jakarta Utara.

Menurut dia, penyesuaian waktu operasional tersebut bertujuan memberikan kesempatan bagi para pengemudi, petugas halte serta petugas on board untuk menunaikan shalat Id. 

"Dengan demikian, seluruh petugas Transjakarta bisa melaksanakan ibadah shalat Id terlebih dahulu sebelum mulai bertugas pada saat Idul Fitri," ujar Budi. 

Lebih lanjut, dia menuturkan penyesuaian waktu tersebut juga bertujuan memberikan kesempatan kepada para petugas agar dapat bersilaturahmi dengan sanak keluarga. 

"Jadi, selain shalat Id, para petugas juga bisa sekaligus bersiilaturahmi dengan sanak keluarganya masing-masing sebelum kembali bekerja," tutur Budi. 

Terbaru
Agama