Pendidikan

RI-Belanda teken 3 kerjasama pendidikan dan budaya

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:51
14 FEB 2017
Mendikbud RI Muhadjir Effendy dan menteri Belanda Jet Bussemaker
Reporter
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Rimanews

Rimanews – Kemendikbud dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda menandatangani tiga perjanjian kersama peningkatan pendidikan dan budaya.

Tga kerjasama tersebut adalah Memorandum of Understanding (MoU) bidang kebudayaan, Letter of Intent (LoI) kerjasama kemitraan komprehensif bidang pengembangan pendidikan dan pelatihan kejuruan, serta Technical Arrangement (TA) mengenai identifikasi kebutuhan untuk proyek percontohan di indonesia serta revitalisasi pendidikan dan pelatihan kejuruan di sektor pertanian.

Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Mendikbud Muhadjir Effendy dan menteri Belanda Jet Bussemaker di Jakarta, kemarin. Dalam pernyataan tertulisnya, Kemendikbud menjelaskan jika kerjasama ini dilakukan karena Belanda merupakan mitra strategis Indonesia di wilayah Eropa.

“Kedua negara memiliki hubungan masa lalu yang panjang sehingga memberikan pengaruh berbagai hal satu sama lain termasuk kebudayaan, dan kedua negara juga memiliki keunggulan masing-masing yang dapat dikembangkan. Belanda memiliki keunggulan dalam bidang pengelolaan museum dan arsip sedangkan Indonesia kaya akan keanekaragaman tradisi dan budaya,” kata Muhadjir.

Sementara itu, melalui LoI, kedua negara akan mengembangkan biadang pendidikan dan kejuruan kedalam 4 lini bidang yang menjadi prioritas Pemerintah RI yaitu pertanian, kelautan, pariwisata dan industri kreatif.

Terkait technical Arrangement (TA), pihak yang menandatangani adalah Direktur Pembinaan SMK, Mustaghfirin Amin dan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Rob Swartbol. TA ini disusun untuk melakukan pemetaan dan analisis kebutuhan pada SMK Negeri 2 Subang, Jawa Barat dan SMK Negeri 5 Jember, Jawa Timur sebagai proyek percontohan kerjasama revitalisasi pendidikan kejuruan pertanian di Indonesia.

Diharapkan pemetaan dan analisis kebutuhan ini menghasilkan solusi bagi Indonesia untuk memenuhi kesenjangan dan kebutuhan organisasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

LoI maupun TA merupakan pelaksanaan dari MoU RI - Belanda  bidang Pendidikan dan Kejuruan yang telah ditandatangani pada bulan November 2016 lalu bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Belanda ke Indonesia.

Dari hasil kerjasama baik MoU, LoI dan TA ini juga diharapkan dapat lebih memperluas skala promosi, dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas lagi dalam berbagai sistem pendidikan kejuruan yang terbaik di antara kedua negara.

Terbaru
Pendidikan