Pendidikan

Depok Padam Bersama Earth Hour Depok

2.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:49
18 MAR 2017
Editor
Deandra Saraswati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Earth Hour Depok kembali melakukan aksinya yang berkaitan dengan lingkungan. Selain  Operasi Semut (opmut), edukasi, kelas lingkungan, hingga beragam kolaborAksi dengan komunitas lainnya, seperti pada tahun-tahun sebelumnya aksi puncak Earth Hour Depok akan diadakan pada Maret minggu ketiga, yaitu Sabtu, 25 Maret 2017. Aksi tersebut adalah Selebrasi Earth Hour Depok 2017. Selebrasi itu merupakan momentum untuk meningkatkan kembali kepedulian kita terhadap bumi.

Aksi utama dalam Selebrasi Earth Hour Depok ini adalah mematikan lampu selama satu jam. Pada tahun lalu, Earth Hour Depok melakukan aksi tersebut di Taman Lembah Gurame dan tahun ini Taman Lembah Gurame masih menjadi tempat favorit Earth Hour Depok untuk  menggelar selebrasi dengan tema yang sama dengan tahun sebelumnya “Shine A Light On Climate Action”.

Earth Hour Depok memilih Taman Lembah Gurame karena tempat tersebut sudah menjadi lokasi rutin aksi selebrasi, sehingga mudah untuk mengajak masyarakat khsususnya warga Depok yang ingin berkunjung dalam aksi untuk mematikan lampu selama satu jam. Selain itu, bagi warga luar Depok dapat mengenalkan taman kota Depok dan mengisi kegiatan yang lebih bermanfaat di taman kota. Tidak hanya warga, di sana Earth Hour Depok (EHD) mengajak beberapa elemen dari pemerintah kota, komunitas seperti I’m Great, YOT Depok, Depok Clean Action, MTMA Depok, Sekber Ciliwung, Depok Vidgram, dan PMI Depok. Lalu juga ada pelajar untuk ikut hadir di dalam aksi tersebut.

Dalam acara ini, open gate dimulai pada pukul 18.30 WIB. Volunteer Earth Hour Depok akan mengajak semua pengunjung ke tengah lapangan. Ajakan tersebut guna membuka acara dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya. Tahun ini, selebrasi Earth Hour Depok dibawakan oleh Jovita Eliana dan Arvi Alvianda dari Abang Mpok Depok 2016. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipandu oleh salah satu anggota Kesatuan Pelajar Muslim Depok (KPMD).

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemutaran video Earth Hour Global dan Earth Hour Indonesia. Tujuan dari menampilkan video tersebut adalah sebagai bentuk penyadaran terhadap permasalahan lingkungan yang terjadi. Selanjutnya, sambutan dari koordinator Earth Hour Depok, Rivaldi Andriansyah. Berikutnya, sambutan oleh Wali Kota Depok, Bapak Idris Abdul Shomad sekaligus meresmikan switch off pada aksi selebrasi Earth Hour tahun ini di kota Depok.

Selama switch off  berlangsung berbagai penampilan disuguhkan oleh beberapa komunitas Depok. Tidak ketinggalan, perwakilan dari volunteer Earth Hour Depok juga berkesempatan tampil. Penampilan pertama dari Peace Light Teen. Komunitas tersebut akan menampilkan tarian energik dengan light stick saat keadaan padam di Taman Lembah Gurame. Berikutnya, disusul dengan pemutaran video aksi EHD. Dalam video tersebut Earth Hour Depok memberikan cuplikan beberapa aksi lingkungan di berbagai wilayah Depok.

Setelah pemutaran video, penampilan menarik berikutnya adalah perkusi dengan instrument dari barang-barang bekas. Perkusi dibawakan oleh siswa/siswi SMA N 2 Depok (SMADA). Lalu disusul oleh penampilan Infinitife Crew dengan freestyle basketnya. Berikutnya, penampilan khusus dari volunteer Earth Hour Depok. Pukul 21.00 terdapat penampilan musikalisasi puisi dari Malam Puisi Depok. Detik-detik menuju switch on diiringi oleh alat musik tradisional angklung dari siswa dan siswi SD Sukatani 6. Pukul 21.30 tepatnya ketika sudah switch on D’skripsi Band menghibur para pengunjung dengan nyanyiannya. Penampilan terakhir ditutup dengan modern dance.

Selebrasi ditutup dengan testimoni dari beberapa pengunjung untuk memberikan kesan dan pesan. Pengunjung juga diajak foto bersama dengan para volunteer Earth Hour Depok. Sebelum para pengunjung meninggalkan lokasi selebrasi, terdapat pengisian petisi, pembagian bibit tanaman gratis, dan pembagian reusable bag.

Reusable bag adalah gerakan #SejutaAksi yang dimotori oleh Earth Hour seluruh Indonesia. Gerakan ini bertujuan untuk mengajak satu juta individu (atau kelompok) untuk membuat dan mendonasikan kaos bekas untuk dijadikan tas belanja (reusable shopping bag) dalam upaya  mengurangi penggunaan kantong plastik. Aksi ini akan dilakukan sedikitnya di 30 kota di Indonesia selama satu tahun sampai Maret 2018.

Tahun ini, dalam aksi selebrasi, Earth Hour Depok memiliki hashtag #Depokpadam. Hashtag tersebut juga sebagai target EHD untuk memadamkan kota Depok. Selain Taman Lembah Gurame, beberapa ikon Depok seperti Tugu Belimbing, Tugu GDC, Masjid Kubah Emas, dan Kantor Balai Kota Depok akan berpartisipasi mematikan lampu dan listrik pada tanggal dan jam yang telah ditentukan. Para paktisi bisnis juga turut berpartisipasi seperti, Coffee Toffee, Margo Hotel, Margo City, Depok Town Square, D’Mall, dan Hotel Bumi Wiyata.

Selebrasi Earth Hour selain menyadarkan kita akan pentingnya gaya hidup hemat energi juga menunjukkan bahwa gelap bukan berarti membuat kita terdiam dan stuck di tempat. Gelap tidak akan bisa menghentikan kegiatan kita, dalam gelap kita dapat menciptakan momen kebersamaan yang bisa lebih hangat dan kompak.

Usainya aksi ini, harapan yang didapatkan kepada pengunjung, yaitu memberikan manfaat untuk menghemat listrik dan dapat diterapkan sebagai gaya hidup ramah lingkungan. #IniAksiku (PR)

Terbaru
Pendidikan