Pendidikan

Budayakan olahraga pada anak sejak dini

2.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:23
01 AGS 2017
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Rimanews

Di tengah kecenderungan anak zaman sekarang yang lebih tertambat pada permainan gadget dan segala hal yang berbau digital, Kementerian Pemuda dan Olahraga menganjurkan orang tua untuk membudayakan olahraga kepada anak-anak sejak dini.

Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan pesta olahraga anak yang bertemakan Gerakan Ayo Olahraga melalui “Family Sport Fun Festival.” Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Minggu (30/07/2017) tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2017, sebagai bentuk pelaksanaan dari Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Sehat.

“Kegiatan ini untuk mensosialisasikan kegiatan gemar berolahraga sejak dini, dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga,” kata Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Dr. R. Isnanta, M.Pd, saat membuka acara.

Sekitar 1000 peserta dari anak usia dini beserta orang tua/wali turut serta berpartisipasi  dalam aneka perlombaan olahraga tradisional dan olahraga yang dimodifikasi untuk anak usia dini.

Tidak seperti pertandingan dalam ranah olahraga prestasi, dalam kegiatan ini prestasi bukan menjadi tujuan, melainkan nilai-nilai dan manfaat yang terkandung di dalam perlombaan tersebut yang menjadi perhatian utama.

Pada jenjang usia dini, anak membutuhkan lebih banyak aktivitas fisik untuk melatih gerak motorik dasarnya. “Kurangnya gerak bagi anak dapat mengakibatkan berbagai resiko yang kurang baik bagi kesehatannya di masa yang akan datang. Selain itu, perhatian anak yang semakin minim terhadap aktivitas olahraga, bisa berdampak kurang baik bagi perkembangan prestasi olahraga nasional ke depannya,” jelas dr. Bayu Rahadian, SpKJ, Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kemenpora.

Bayu menyarankan kepada masyarakat khususnya para orang tua supaya dapat mendampingi dan membudayakan olahraga pada anak-anak mereka.  Olehraga harus dijadikan aktivitas keluarga yang menarik dan menyenangkan.

Pada perhelatan yang dilangsungkan di di Museum Olahraga Nasional, Taman Mini Indonesia Indah itu, Kemenpora juga ingin memperkenalkan museum tersebut sebagai salah satu tempat yang menarik dikunjungi sebagai sarana rekreasi dan memberikan wawasan tentang keolahragaan.

“Museum Olahraga Nasional diharapkan dapat menjadi  sebuah stimulan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya dukungan keluarga untuk memajukan olahraga di Indonesia, bahkan dunia,” kata Bayu.

Berbagai instansi dan lembaga terkait turut dilibatkan untuk meramaikan kegiatan tersebut. Di antaranya yaitu Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Perlindungan Anak dan Perempuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, BKKBN, IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia) & IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal), KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), TMII, Museum Olahraga Nasional, Pakar, Praktisi & Akademisi di bidang anak dan usia dini. Acara tersebut didukung oleh Amidis, Ezeelink, dan Sepatu Fans yang turut memberikan dukungan doorprize bagi peserta anak-anak. Dengan dukungan dari berbagai pihak, Pemerintah berharap suksesnya Gerakan Ayo Olahraga khususnya di kalangan anak usia dini dapat tercapai.

Dok: salah satu kegiatan bazar pada acara "Family Sport Fun Festival"

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
Pendidikan