Bisnis

Kopi Slukatan yang sempat punah kini hidup kembali

1.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:19
16 FEB 2017
Sejumlah orang menanam Kopi Slukatan.
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sejumlah kalangan di Wonosobo, Jawa Tengah kembali menggalakkan menanam kembali kopi Slukatan yang pernah menjadi primadona di daerah tersebut.

"Kopi Slukatan mempuyai rasa aroma sangat khas, pernah berjaya lebih dari satu dekade silam. Tapi kini tinggal kenangan," ujar Subekhi, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Merdi Makmur Dusun Slukatan seperti dikutip bumn.go.id hari ini.

Kopi Slukatan dipilih karena merupakan kopi khas dataran tinggi Wonosobo yang sudah punah. Padahal satu dekade silam kopi ini pernah menjadi primadona.

Subekhi menuturkan penanaman bibit kopi Slukatan tidak lain bertujuan untuk membangkitkan lagi kopi ini. Terlebih saat ini kopi-kopi nusantara mulai banyak digemari masyarakat.

“Kami tanam sekitar 5.000 pohon kopi di lereng Gunung Bismo, Petak III, Desa Slukatan. Aksi ini tidak lepas dari adanya dukungan dari berbagai pihak yang sama-sama berkeinginan agar kopi Slukatan tumbuh lagi,” katanya.

Pihak-pihak yang mendukung itu, sebutnya, antara lain Dinas Pertanian Kabupaten Wonosobo yang menyumbang 2.000 bibit, Perhutani, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi UNSIQ, serta beberapa komunitas pecinta alam dan pecinta kopi.

Subekhi menuturkan, di samping pelestarian kopi Slukatan, aksi ini juga bermaksud untuk memberikan pembelajaran bagi generasi muda dan menumbuhkan semangat masyarakat setempat untuk kembali bertani kopi.

“Adanya aksi ini ke depan bisa juga menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke gunung Bismo ini. Apalagi ada beberpa objek wisata lain seperti Curug Nganten dan jembatan gantung,” harapnya

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
Bisnis