Investasi

Perubahan status Freeport harus menjamin penerimaan negara

3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
06:50
14 FEB 2017
Dok. Menteri Keuangan, Sri Mulyani
Reporter
Ahmad Dhani
Sumber
Antara

Rimanews - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memastikan perubahan status PT Freeport Indonesia dari kontrak karya menjadi izin usaha pertambangan khusus  harus tetap menjamin adanya penerimaan bagi negara.

"Dalam UU Minerba, sudah diamanatkan bahwa bentuk apapun kerjasama antara pemerintah dengan para pengusaha, maka penerimaan pemerintah harus dijamin lebih baik," kata Sri Mulyani di Jakarta, kemarin.

Freeport mengaku belum menemukan titik temu dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM terkait peralihan IUPK dari rezim KK yang sudah berlangsung selama 50 tahun. Usai rapat dengar pendapat dengan DPR, Kamis pekan lalu, juru bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama menjelaskan, Freeport masih menunggu izin usaha pertambangan khusus sementara sehingga bisa ekspor. “Tapi izin dari pemerintah belum keluar,"katanya.

Sri Mulyani menjelaskan kepastian adanya penerimaan itu sangat penting bagi kepentingan Indonesia karena dana itu bisa bermanfaat untuk mendorong pembangunan ekonomi di daerah dan mengurangi kesenjangan.

"Penerimaan itu banyak sekali dimensinya, ada pajak, ada royalti, ada PBB, ada juga iuran yg lain dan juga dari sisi kewajiban mereka harus melakukan divestasi serta kewajiban membangun smelter," katanya.

Namun, di sisi lain, pemerintah juga perlu memberikan kepastian berusaha serta jaminan tidak ada hambatan yang bisa mengganggu iklim investasi dan memberikan ketidakpastian bagi investor atas prospek ekonomi Indonesia.

"Kita juga perlu memberi kepastian kepada para pengusaha, sehingga mereka perlu untuk melakukan perencanaan. Karena mereka juga perusahaan public, jadi mereka harus bertanggung jawab pada shareholders," kata Sri Mulyani.

Untuk itu, apapun bentuk kerja sama yang akan dipilih PT Freeport, Sri Mulyani menginginkan adanya kepastian terkait penerimaan negara dan kepastian bagi dunia usaha agar iklim investasi di Indonesia tetap terjaga.

"Kepastian bagi republik untuk mendapatkan hak yang lebih baik, dan kepastian bagi mereka supaya mereka bisa merencanakan investasi dalam jangka panjang dan jumlahnya signifikan, baik di pertambangan maupun di hilirnya," ujarnya.

 

Terbaru
Investasi