Investasi

Total investasi Saudi di Indonesia sudah mencapai US$ 34 juta

5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:06
01 MAR 2017
Raja Salman saat menemui Presiden Jokowi di Saudi Arabia
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud akan tiba di Indonesia di Bandara Halim Perdanakusumah pada siang setelah zuhur, dan sesuai rencana akan ada sejumlah MoU yang akan ditandatangani oleh sang raja termasuk investasi ke Indonesia yang kini sudah mencapai US$ 34 juta.

Berdasarkan data dari BKPM, Arab Saudi telah melakukan investasi pada berbagai sektor. Di antaranya industri kimia dasar, hotel dan restoran, perdagangan dan reparasi, pertambangan, properti dan kawasan industri serta jasa.

Kerja sama itu, tertuang dalam 82 proyek dari 2012 sampai 2016. Data dari BKPM menyebut, sepanjang 2016 realisasi investasi Arab Saudi hanya US$ 900 ribu atau sekitar Rp 11,9 miliar. Investasi itu terwujud dalam 44 proyek. Dan jika benar Raja Salman akan mengucurkan dana investasinya ke Indonesia sebesar US$ 25 miliar maka itu akan mengubah peta ekonomi politik di Indonesia. 

Angka itu bisa menggeser posisi Singapura yang selama ini menjadi investor terbesar dengan jumlah investasi US$ 9,18 miliar.

Jumlah investasi yang dijanjikan sang Raja juga jauh lebih besar 3 kalinya dibandingkan investasi yang diberikan kepada Malaysia. Kerjasama yang dihasilkan mencapai US$ 7 miliar atau sekira Rp 93,1 triliun. Artinya, nilai investasi yang ditargetkan oleh Jokowi 3 kali lipat dibandingkan perolehan investasi Malaysia.

Terdapat beberapa proyek yang akan dikerjasamakan. Di antaranya pengembangan kilang minyak Cilacap. Nilainya pun mencapai US$ 6 miliar. Tak hanya itu, juga terdapat kerjasama pada sektor lainnya. Di antaranya adalah adalah promosi seni dan warisan budaya, pertukaran ahli termasuk kesehatan haji dan umrah, promosi islam moderat melalui dakwah dan pertukaran ulama, peningkatan frekuensi penerbangan dari Saudi Arabia ke Indonesia, hingga pemberantasan kejahatan terutama penanggulangan kejahatan lintas batas.

Karena itu, bagi para ekonom di Indonesia, kedatangan Raja Salman sudah pasti layak untuk ditunggu.

Terbaru
Investasi