Investasi

Program satu juta rumah sudah tercapai 80 persen

4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:27
15 MAR 2017
Dok: Rumah susun jadi andalan hunian masyarakat moderen
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kementerian PU mengakui sampai saat ini pemerintah sudah berhasil mencapai 800 ribu rumah dari target satu juta rumah bersubsidi untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Dengan dukungan semua stakeholder, tahun 2016, capaian program satu juta rumah mencapai angka sekitar 800 ribu unit rumah atau meningkat dari tahun 2015 sebanyak 699 ribu unit," kata Menteri PU Basuki Hadimuljono seperti dikutip pu.go.id, hari ini.

Salah satu provinsi yang realisasi penyaluran KPR Bersubsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau KPR FLPP tinggi adalah Provinsi Kalimantan Selatan, dimana Tahun 2016 mencapai 14.430 unit. KPR FLPP merupakan skema pembiayaan perumahan yang dikelola oleh Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Dalam mendukung program satu juta rumah, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang mempermudah dan memangkas perijinan perumahan khususnya bagi perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kebijakan pendukung tersebut diantaranya Instruksi Presiden No. 3/2016 tentang Penyederhanaan Perizinan Pembangunan Perumahan, Paket Kebijakan Ekonomi XIII Tahun 2016 tentang Perumahan bagi MBR dan Peraturan Pemerintah No. 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan MBR. 

Selain dari sisi regulasi, Pemerintah juga memberikan subsidi untuk meningkatkan daya beli MBR untuk mendapatkan rumah layak huni diantaranya melalui KPR FLPP, Subsidi Selisih Bunga dan Subsidi Bantuan Uang Muka. 

Pada tahun 2017, target Penyaluran KPR FLPP sebanyak 120.000 unit dengan alokasi anggaran Rp 9,7 triliun. Selain itu juga ada program Subsidi Selisih Bunga yang ditargetkan dapat dimanfaatkan untuk 225.000 unit dengan alokasi Rp 3,7 triliun dan penyaluran Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebanyak 345.000 unit sebesar Rp 1,3 triliun. 

Terbaru
Investasi