Investasi

Emas naik dipicu kondisi perpolitikan Eropa

7.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:29
19 APR 2017
Dok. Emas.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah kekhawatiran akan ketidakpastian politik di Eropa.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik US$ 2,2 (setara Rp29 ribu) atau 0,17 persen, menjadi menetap di US$ 1.294,10 per ounce.

Logam mulia naik karena kekhawatiran geopolitik meningkat atas kemungkinan terpilihnya kandidat presiden Prancis, Marin Le Pen, yang pada Senin mengadakan kampanye yang menyebabkan bentrokan di antara massa pro dan kontra serta memaksa polisi menembakkan gas air mata ke kerumunan massa.

Le Pen umumnya dilihat oleh pasar sebagai faktor yang berpotensi menimbulkan destabilisasi karena dia telah berjanji akan mengadakan referendum mengenai partisipasi Prancis di Uni Eropa, yang menyebabkan beberapa investor takut terulangnya Brexit. Dia menunjukkan performa bagus dalam jajak pendapat baru-baru ini.

Langkah lain yang mengirim gelombang kejut, Perdana Menteri Inggris Theresa May pada Selasa mengumumkan bahwa pemerintahan Konservatifnya akan melakukan pemilihan awal pada Juni.

Beberapa Analis mengatakan melalui pemilihan cepat, May mungkin menginginkan mandat yang lebih kuat baginya dan pemerintahannya dalam negosiasi Brexit dengan Uni Eropa.

Emas mendapat dukungan lebih lanjut karena Indeks Dolar Amerika Serikat turun 0,71 persen pada pukul 18.00 GMT. Indeks tersebut merupakan ukuran dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama.

Indeks Dow Jones Industrial Average AS turun sebesar 120 poin, atau 0,58 persen pada pukul 18.00 GMT. Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas mengalami kerugian maka logam mulia biasanya naik.

Perak untuk pengiriman Mei turun 24,2 sen atau 1,31 persen menjadi ditutup pada US$ 18,272 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 12,5 atau 1,26 persen berakhir pada US$ 978,60 per ounce.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
Investasi