Investasi

Menteri ESDM berharap perundingan dengan Freeport selesai dua bulan

6.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:34
04 MEI 2017
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan berharap, perundingan dengan PT Freeport Indonesia bisa selesai dalam dua bulan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji yang mengatakan bahwa pemerintah diberi waktu menyelesaikan segala hal terkait kelangsungan operasi Freeport selama enam bulan atau sampai 10 Oktober 2017.

"Kita masih ada waktu lima bulan, tetapi harapan Pak Menteri, sebelum lima bulan, kalau memang bisa terselesaikan dalam waktu satu atau dua bulan, itu lebih apresiasi untuk percepatan tim perundingan," kata Teguh usai perundingan tahap kedua dengan Freeport di Kementerian ESDM Jakarta, hari ini.

Dalam perundingan tahap kedua yang dihadiri Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar serta CEO Freeport McMoran Richard Adkerson, ada empat hal yang akan terus dibahas dalam perundingan selanjutnya.

Teguh yang juga ketua tim perundingan pemerintah dengan Freeport mengatakan, hal pertama yang dibahas mengenai stabilitas investasi, yakni berkaitan dengan ketentuan-ketentuan fiskal, seperti perpajakan pusat maupun daerah.

Kedua soal divestasi, kemudian ketiga kelangsungan operasi Freeport setelah masa Kontrak Karya berakhir 2021 dan terakhir tentang pembangunan smelter (pemurnian mineral).

"Pak Menteri juga memberikan penegasan bahwa keempat substansi pembahasan harus dilaksanakan secara satu paket. Itu yang menjadi catatan dan bekal kami di tim perundingan," kata Teguh.

Perundingan tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari perundingan kedua pihak sejak 10 Februari 2017 .

Perundingan dimulai sejak pukul 16.30 WIB di Ruang Sarulla, Kementerian ESDM, dan dihadiri berbagai pihak, yakni Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, BKPM, Kejaksaan Agung, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng serta masyarakat dari Suku Amungme dan Kamoro.

Terbaru
Investasi