Ekonomi

28 Juli, KAI uji coba Commuter Line Bekasi-Cikarang

4.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:10
08 JUL 2017
Editor
Andika Pratama
Sumber
Antara

Rimanews - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan melakukan uji coba penambahan layanan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line hingga Cikarang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada 28 Juli 2017. 

"Ujicoba ini salah salah satu terobosan terbaik untuk memberikan fasilitas untuk membantu mobilitas masyarakat," kata Direktur Pengelolaan Prasarana KAI, Bambang Eko Martono di Kabupaten Bekasi, Sabtu (8/7/2017).

Menurut dia, dalam perkembangan alat transportasi umum, perkeretaapian Indonesia juga harus tetap mengikutinya perkembangan zaman.

Selain itu, harus memperluas jaringan atau jangkauan agar masyarakat lebih mudah mengaksesnya.

Oleh karena itu PT KAI melihat salah satu peluang sebagai penyedia jasa layanan transportasi berupaya membangun akses penghubung beberapa kota di DKI maupun Jawa Barat.

Hal itu dimulai dengan rute terdekat yaitu Bekasi-Cikarang terlebih dahulu. Dan nantinya akan terintegrasi dengan daerah-daerah sekitar seperti Karawang, Cikampek, dan lain sebagainya.

Ia menambahkan pengembangan transportasi harus tetap berjalan sesuai harapan dan rencana Pemerintah Republik Indonesia yang saat ini sedang berupaya memperluas infrastruktur.

Kereta api merupakan salah satu langkah maju guna meningkatkan mobilitas masyarakat Indonesia yang kini mulai menunjukkan titik terang karena moda transportasi darat yang selama ini ada kurang mendukung dan belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan adanya permasalahan itu PT KAI lebih mengutamakan kualitas dan kepentingan bersama guna mendukung program pemerintah.

Bambang menjelaskan sebelum uji coba perluasan layanan KRL sudah dilakukan peninjauan lokasi, yang meliputi akses berupa lintasan (rel), fasilitas stasiun dan lain sebagainya.

Ia menyebutkan kenyamanan penumpang menjadi perhatian sehingga fasilitas yang ada harus memadai dan layak.

"Selain itu kami juga melakukan pengecekan awal berupa rangkaian atau jaringan listrik dan beberapa hal penting lain," katanya.

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
Ekonomi