Kesehatan

Jangan remehkan gangguan indra pengecap!

3.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:00
20 FEB 2017
Reporter
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sebagian besar orang, salah satunya Anda, memilih makanan berdasarkan rasanya yang enak dibandingkan dengan kandungan zat gizinya. Anda dapat merasakan rasa makanan yang enak atau minuman yang segar karena memiliki kemampuan untuk mengecap. 

Organ yang berfungsi sebagai indra pengecap adalah lidah. Lalu apa jadinya jika lidah yang merupakan indra pengecap mengalami gangguan dan masalah sehingga tidak dapat merasakan rasa makanan?

Jika Anda tiba-tiba merasa kemampuan untuk mengecap atau merasakan makanan jadi berkurang atau bahkan tidak dapat merasakan rasa sama sekali, mungkin Anda mengalami taste disorder atau ganguan terhadap indra pengecap.

Sebenarnya apa taste disorder? Apa penyebabnya?

Dan bagaimana cara mengatasinya? Apakah gangguan indra pengecap ini berbahaya? Berikut penjelasan Hello Sehat:

Mengenal taste disorder, gangguan pada indra pengecap

Taste disorder adalah gangguan atau masalah yang terjadi pada indra pengecapan sehingga menurunkan kemampuan seseorang dalam merasakan rasa. gangguan indra pengecapan terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu:

•    Hipogeusia, yaitu penurunan kemampuan untuk merasakan berbagai rasa. Seseorang yang mengalami gangguan ini masih bisa merasakan rasa makanan, tapi kepekaannya berkurang.

•    Ageusia, yaitu kondisi di mana seseorang tidak bisa merasakan rasa apapun dari makanan yang dimakannya, tetapi kondisi ini jarang terjadi.

•    Disgeusia, yaitu gangguan indra pengecapan yang menyebabkan seseorang merasakan rasa tengik, logam, atau rasa aneh lainnya.
Apa penyebab gangguan indra pengecap?

Pada sebagian kasus, gangguan indra pengecap sudah terjadi sejak ia lahir, tetapi dalam kasus lainnya kondisi ini diakibatkan karena cedera, luka, dan sakit. Lalu apa saja penyebab dari gangguan ini?

•    Infeksi pada saluran pernapasan bagian atas dan telinga bagian tengah
•    Pernah melakukan radioterapi pada bagian leher dan kepala
•    Terpapar berbagai jenis zat kimia, seperti insektisida yang mungkin ada di dalam makanan yang tidak bersih, beberapa antibiotik, dan obat anti alergi.
•    Cedera kepala
•    Pernah melakukan operasi pada bagian telinga, hidung, tenggorokan, atau mulut.
•    Kebersihan dan kesehatan mulut tidak terjaga dengan baik.
•    Seseorang yang mengalami AIDS juga dapat mengalami gangguan indra pengecapnya.
•    Kekurangan zat gizi seperti zinc, copper, dan nikel

Semua penyebab yang telah disebutkan sebelumnya dapat mengakibatkan gangguan indra pengecapan karena merusak kuncup pengecap atau menurunkan kemampuan kuncup pengecap.

Bagaimana gangguan indra pengecap ini dapat diobati?

Jika seseorang mengalami gangguan pengecapan, maka sebelum diberikan pengobatan ia harus melakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui apa penyebab dari gangguan tersebut.

Apabila gangguan itu muncul akibat obat-obatan yang diberikan, maka dokter biasanya akan menghentikan obat-obatan tersebut dan menggantinya dengan jenis lainnya. Selain itu, ada beberapa hal yang Anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan pengecapan Anda yang hilang atau terganggu, yaitu:

•    Menyiapkan makanan dengan warna, rasa, dan tekstur yang bervariasi
•    Menggunakan rempah-rempah serta bumbu yang kuat di dalam masakan Anda untuk meningkatkan cita rasa makanan. Tetapi, hindari penggunaan gula dan garam terlalu banyak.

Apakah gangguan indra pengecap berbahaya?

Mungkin sebagian orang meremehkan gangguan ini saat mereka mengalaminya. Padahal, tanpa mereka sadari gangguan ini dapat memperburuk kondisi kesehatannya.

Seseorang yang kehilangan kemampuan mengecap, maka akan mengubah pola makan, pemilihan makan, serta kebiasaan makannya. Misalnya, kurang merasakan asin di dalam makanannya dan menambahkan garam agar terasa asin. Kebiasaan seperti ini dapat mengakibatkan dia mengalami penyakit jantung, hipertensi, stroke, gangguan pada otak hingga gagal ginjal.

Terbaru
Kesehatan