Afrika

Korban longsor sampah di Ethiopia bertambah jadi 113 orang

3.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:51
16 MAR 2017
Dok. Regu penyelamat memperhatikan saat ekskavator menggali ke dalam kumpulan sampah untuk mencari orang hilang menyusul longsor ketika tumpukan sampah terjatuh di sebuah pemukiman informal di tempat pembuangan sampah Koshe di ibukota Ethiopia Addis Ababa, Senin (13/3). Foto: Reuters/Tiksa Negeri
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Korban longsor sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) dekat ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, bertambah menjadi 113 orang, dan proses pencarian masih terus berlangsung.

Hal tersebut dikonfirmasi Menteri Komunikasi Ethiopia Negeri Lencho pada Rabu (15/03), dan menambahkan bahwa sebagian besar korban jiwa adalah perempuan. "Sejauh yang saya tahu, mereka masih melakukan pencarian," kata Lencho, dikutip dari Al Jazeera.

Lencho tak dapat menjelaskan mengapa jumlah korban meningkat sangat drastis hanya dalam waktu sehari. Sebelumnya pada Selasa, dilaporkan korban jiwa longsor sampah di Addis Ababa berjumlah 72 orang.

TPA Koshe longsor pada Sabtu pekan lalu dan mengubur perkampungan kumuh yang dibangun di dekatnya. Koshe merupakan TPA terbesar di Ethiopia dan menjadi sumber kehidupan bagi ratusan orang yang mengandalkan sampah sebagai pencaharian mereka.

Pemerintah Ethiopia berusaha menutup TPA tersebut tahun lalu dan memindahkannya ke lokasi baru, tapi para pemulung yang tinggal di sana menentang rencana tersebut hingga akhirnya dibatalkan.

Warga Koshe mengatakan kepada AFP bahwa penyebab utama longsor di TPA tersebut adalah pembangunan pabrik biogas di atas sampah yang menyebabkan tanah menjadi tidak stabil. Lencho justru menyalahkan para pemulung yang menurutnya mungkin secara tidak sengaja menyebabkan bencana tersebut. Meskipun demikian, ia mengatakan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti longsor di Koshe masih berlangsung.

KATA KUNCI : , , , , , ,
Terbaru
Afrika