Amerika

Penolakan masjid di New Jersey diselidiki

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:04
13 MAR 2017
Dok. Seorang wanita membawa poster penolakan pembangunan lebih banyak masjid di Amerika Serikat.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Departemen Kehakiman Amerika Serikat berencana menyelidiki kasus penolakan pembangunan sebuah masjid di bekas gudang tua di Bayonne, negara bagian New Jersey.

Bayonne Muslims, organisasi yang berencana membangun masjid di East End, mengatakan Departemen Kehakiman telah menghubungi mereka terkait persoalan ini, stasiun radio WCBS 880 melaporkan, dikutip dari CBS New York. Usaha pembangunan masjid di Bayonne sudah dilakukan sejak 2015, tapi belum juga mendapatkan izin.

Saat ini, umat Muslim di Bayonne menggelar aktivitas ibadah di basement salah satu sekolah dasar.

Pekan lalu, badan zonasi Bayonne memutuskan menolak proposal pembangunan masjid dan pusat komunitas Muslim senilai US$ 1,6 juta atau setara Rp 21,37 miliar dengan luas 2.136 meter persegi di daerah East End.

Meski empat dari tujuh anggota badan zonasi menyetujui pembangunan masjid di East End, hal itu belum cukup karena pembangunan baru dapat dilakukan jika mendapatkan persetujuan dari lima anggota badan zonasi. Mereka yang menolak pembangunan masjid tersebut beralasan, masjid di East End dapat menimbulkan masalah parkir dan lalu lintas.

Salah seorang warga, yang tak ingin namanya disebut, mengatakan kepada CBS2 sebagian besar penduduk sekitar melakukan kampanye menolak masjid dengan cara menyebarkan selebaran berisi pesan: "Setiap Muslim berusaha mengikuti dan mematuhi kitab suci mereka, yang berisi perintah membunuh, dan menghancurkan, dan mengambil alih rumah milik orang-orang non-Muslim."

Dalam beberapa tahun terakhir, Departemen Kehakiman menggugat sejumlah pemerintah kota di seluruh AS yang menolak izin pembangunan masjid dengan kedok aturan zonasi. Tujuh dari delapan tuntutan hukum yang diajukan ke Departemen Kehakiman AS melibatkan pembangunan masjid atau sekolah Islam.

Terbaru
Amerika