Eropa

Turki perpanjang keadaan darurat selama tiga bulan

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:15
04 JAN 2017
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Wall Street Journal.

Rimanews - Parlemen Turki memperpanjang masa darurat selama tiga bulan menyusul terjadinya serangan mematikan pada acara peringatan malam tahun baru di sebuah kelab malam yang menewaskan 39 orang.

Perdana Menteri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, otoritas terkait sudah berhasil mengidentifikasi pelaku serangan, tapi tidak memberikan keterangan lebih lanjut dan belum mengumumkannya kepada publik. Di luar foto dan rekaman video, informasi yang diberikan pemerintah Turki terkait terduga pelaku sangat minim.

Keadaan darurat di Turki mulai diberlakukan Juli tahun lalu pascakudeta gagal yang dilakukan sejumlah anggota militer.

Selama masa darurat, pemerintah Turki menangkap hampir 14 ribu polisi dan tentara, termasuk sejumlah jenderal, yang diduga mendukung upaya kudeta, menurut data Kementerian Kehakiman, kantor berita Anadolu melaporkan, dikutip dari The Wall Street Journal hari ini.

Jelang pemungutan suara Selasa, Wakil PM Turki Numan Kurtulmus menegaskan tekad pemerintah "memerangi semua organisasi teroris".

"Dengan serangan di Ortakoy, mereka ingin memberikan pesan yang berbeda dibanding serangan teroris sebelumnya. Salah satu pesannya adalah: 'Kami akan terus membuat kekacauan kepada masyarakat pada 2017.' Jawaban kita jelas. Tak peduli organisasi teroris apa, siapa yang mendukung, dan motivasinya, kita bertekad memerangi semua kelompok teroris pada 2017 dan kita akan bertarung sampai akhir," katanya.

Dengan diberlakukannya keadaan darurat ini, pemerintah Turki dapat mengeluarkan dekrit dan memecat pegawai publik dengan sedikit pemberitahuan. Petugas keamanan juga dapat menangkap siapapun yang diduga terlibat kegiatan terorisme atau musuh negara dan menahan mereka selama 30 hari tanpa tuntutan.

Sedikitnya 16 orang telah ditahan dalam operasi perburuan pelaku penyerangan kelab malam di Ortakoy, Istanbul, yang dilakukan polisi, termasuk dua warga asing di terminal keberangkatan internasional Bandara Ataturk Istanbul.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
Eropa