Eropa

Pelaku serangan di Paris konsumsi ganja dan kokain sebelum beraksi

3.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:37
20 MAR 2017
Ziyed Ben Belgacem ditembak mati di bandara Orly Paris, Prancis. Foto: Al Jazeera
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Pelaku serangan terhadap tentara Prancis di bandara Orly Paris ternyata melakukan aksinya di bawah pengaruh obat-obatan dan alkohol, menurut hasil autopsi, dikutip dari Al Jazeera, hari ini.

Ziyed Ben Belgacem ditembak mati pada Sabtu ketika berusaha merebut senjata tentara wanita di bandara sambil berteriak, "Saya di sini untuk mati karena Allah." Kadar alkohol di dalam darah pria 39 tahun itu sebesar 0,93 gram per liter, atau hampir dua kali lipat dari batas yang dibolehkan hukum Prancis untuk mengemudi. Dia juga diketahui mengosumsi ganja dan kokain sebelum melakukan aksinya, AFP melaporkan.

Ayah Ben Belgacem menegaskan, anaknya bukan teroris. "Anak saya bukan teroris. Dia tak pernah salat, dan dia mabuk," kata ayahnya, yang tak percaya anaknya melakukan tindakan tersebut, kepada stasiun radio Europe 1, tanpa menyebutkan nama depannya.

Penyelidik masih berupaya mencari tahu motif sebenarnya di balik serangan pada Sabtu yang menyebabkan kepanikan dan memaksa otoritas menutup sementara bandara Orly, yang merupakan bandara tersibuk kedua di ibu kota Prancis.

Sebelum melakukan serangan di bandara, Belgacem menembak polisi di pos pemeriksaan Garges-les-Gonesse, pinggiran Paris, dan mencuri sebuah mobil. 

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
Eropa