Eropa

Uber berhenti beroperasi di Denmark bulan depan

4.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:35
28 MAR 2017
Dok. Uber.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Uber Technologies akan menghentikan operasi di Denmark mulai bulan depan karena undang-undang tentang taksi menetapkan sejumlah aturan baru, seperti meteran tarif.

Uber sejak hadir di Denmark pada 2014, mendapatkan penolakan dari serikat sopir taksi, perusahaan dan politisi yang memprotes tarifnya lantaran dianggap tidak adil karena berbeda dengan standar yang dibuat untuk perusahaan taksi.

Perusahaan transportasi berbasis aplikasi dalam jaringan (daring) atau online di Internet memiliki sekitar 2.000 sopir dan 300 ribu pengguna di Denmark itu menyampaikan keterangan tertulis bahwa akan menutup layanan mereka pada 18 April 2017 karena undang-undang terbaru.

Meskipun pemerintahan minoritas liberal ingin menderegulasi bisnis taksi dan mengakomodasi operator baru layaknya Uber, UU taksi yang diperkenalkan Februari 2017 menetapkan aturan mengenai kewajiban meteran tarif (argometer) dan sensor tempat duduk di Denmark.

"Untuk beroperasi di Denmark lagi, maka regulasi yang ditawarkan perlu berubah. Kami akan bekerja sama dengan pemerintah dengan harapan mereka memperbarui regulasi yang ditawarkan dan membuat warga Denmark dapat merasakan keuntungan teknologi modern, seperti Uber," kata Uber dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters.

Dua sopir Uber di Denmark didenda karena melanggar UU taksi pada November 2016. Jaksa penuntut umum mendakwa divisi Eropa Uber membantu para pengemudi melanggar UU yang berlaku di Denmark.

Uber menyatakan akan membantu pengemudi mereka di Denmark selama proses penutupan layanannya.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
Eropa