Timur Tengah

Identitas patung firaun yang terkubur dalam lumpur mulai terkuak

21.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:31
17 MAR 2017
Dok. Patung firaun ditemukan terkubur di dalam lumpur dekat bekas kota kuno Heliopolis.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Reuters

Rimanews - Patung firaun setinggi 8 meter yang ditemukan terkubur di dalam lumpur beberapa waktu lalu ternyata bukan Ramses II seperti dugaan awal para arkeolog, kata Menteri Barang Antik Mesir Khaled Al Anani.

Patung tersebut ternyata merupakan Raja Psamtik I, yang memimpin dari tahun 664 sampai 610 sebelum Masehi, dan jika benar, akan menjadi patung dari era Late Period Mesir terbesar yang pernah ditemukan sepanjang sejarah.

"Ketika kepalanya diangkat, kami mulai menemukan beberapa fitur yang merupakan ciri khas dari periode lain," kata Al Anani dalam konferensi pers, Kamis (16/03), dikutip dari Reuters.

Bukti kuncinya terletak pada tulisan nama "Nebaa" di bagian bawah patung.

"Satu-satunya firaun yang bernama 'Nebaa' adalah Psamtik I. Dia firaun dinasti ke-26," tambah Al Anani.

Meskipun demikian, Al Anani mengatakan butuh waktu berbulan-bulan untuk dapat memastikan 100 persen identitas patung tersebut sementara para arkeolog mencari bagian patung lainnya.

Arkelog Mesir dan Jerman menemukan patung tersebut terkubur di dalam lumpur di wilayah permukiman kelas pekerja di Matariya, namun dekat dengan reruntuhan kuil Ramses II di kota kuno Heliopolis.

Penemuan ini awalnya disebut Kementerian Barang Antik Mesir sebagai salah satu yang terpenting karena adanya dugaan bahwa patung itu merupakan Ramses yang Agung, firaun paling kuat dan dihormati di Mesir.

Terbaru
Timur Tengah