Timur Tengah

Militer AS bantah serang masjid di Suriah

3.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
23:30
17 MAR 2017
Anggota White Helmets mengevakuasi korban serangan udara terhadap masjid di Suriah, Kamis (16/03). Foto: NBC News
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Militer Amerika Serikat membantah serangan yang dilakukan dekat provinsi Idlib, Suriah, mengenai masjid dan menewaskan puluhan orang. Pejabat militer AS kepada NBC News mengatakan, serangan di Idlib menghantam pertemuan kelompok Al Qaeda dan menewaskan beberapa terduga teroris.

Meski mengakui 50 meter dari target serangan terdapat sebuah masjid, pejabat senior militer AS, Kamis (16/03) malam, mengklaim memiliki bukti foto bahwa rumah ibadah itu masih berdiri dan tidak terkena serangan. Dia kemudian menuduh pihak lain melancarkan serangan setelah AS dan menghantam masjid tersebut.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang bermarkas di Inggris mengatakan sedikitnya 42 orang tewas dalam serangan udara terhadap masjid di desa Al Jinnah, kota Atarib, yang dikuasai gerilyawan. Al Jinnah terletak di wilayah pedesaan Aleppo barat, yang berbatasan dengan Idlib dan menjadi rumah bagi ratusan ribu pengungsi.

Observatorium Suriah mengatakan, tidak tahu siapa yang melakukan serangan tersebut. Beberapa aktivis HAM dan kelompok pengawas menuduh jet tempur AS di balik serangan terhadap masjid di Al Jinnah.

Sehari sebelumnya, dua ledakan terjadi di ibu kota Damaskus, tepat saat peringatan enam tahun perang sipil Suriah, dan menewaskan sedikitnya 30 orang.

Terbaru
Timur Tengah