Timur Tengah

Nelayan Libya temukan 28 jasad pengungsi di tengah laut

5.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:55
19 APR 2017
Dok. Pengungsi mencoba pergi ke Eropa melalui Laut Mediterania menggunakan perahu karet. Foto: Reuters
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Nelayan Libya menemukan 28 jasad pengungsi, yang tewas akibat kehausan dan kelaparan setelah kapal mereka rusak, di lepas pantai kota Sabratha, kata pejabat kementerian dalam negeri, kemarin.

"Perahu mereka berhenti di tengah laut akibat mesin rusak," kata komandan satuan keamanan kementerian dalam negeri Libya, Ahmaida Khalifa Amsalam, kepada Reuters.

Ia tidak merinci kebangsaan mereka, tapi sebagian besar korban diduga berasal dari sub-Sahara Afrika.

Amsalam menambahkan, 28 pengungsi, termasuk empat wanita, ditemukan setelah matahari terbenam oleh nelayan, yang lalu menarik kapal itu ke pantai.

Para korban tersebut dimakamkan bersama di pemakaman pengungsi, katanya.

Sejak Muammar Khadafi jatuh pada 2011, Libya menjadi titik utama keberangkatan bagi pengungsi, yang berharap mencapai Eropa melalui Laut Mediterania menggunakan kapal yang sudah usang, bahkan perahu karet. 

Lebih dari 150 ribu pengungsi berhasil menyeberang ke Italia tiap tahun selama tiga tahun belakangan.

Timur Tengah