Timur Tengah

Parlemen Iran diserang gerombolan bersenjata, 7 tewas

8.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:02
07 JUN 2017
Dok: korban penyerangan di larikan ke RS
Editor
Dhuha Hardiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Tujuh orang tewas akibat serangan gerombolan bersenjata ke parlemen Iran, Rabu (07/06/2017), sedangkan empat lainnya dijadikan sandera oleh para penyerang di lantai atas gedung parlemen republik Islam itu, lapor kantor berita Tasnim mengutip beberapa sumber di lapangan.

Namun, kantor berita semi resmi ini menyatakan belum dapat mengonfirmasikan kebenaran kabar ini kepada pihak berwajib negara itu.

Tasnim juga melaporkan bahwa tim penyelamat sandera dari Pengawal Revolusi berhasil menewaskan salah seorang dari penyerang gedung parlemen Iran itu.

Pistol dan senapan AK-47

Pistol dan senapan AK-47 digunakan oleh para penyerang yang menyerbu gedung parlemen Iran dan Mausoleum Ayatollah Khomeini yang berada beberapa kilometer dari ibu kota Iran.

Tiga penyerang yang seorang di antaranya menggunakan pistol dan dua lainnya mengokang senapan serbu AK-47 itu melancarkan serangan di pusat kota Tehran, kata anggota DPR Elias Hazrati kepada stasiun televisi setempat.

Seorang anggota DPR lainnya menyebutkan salah seorang penyerang dikepung oleh pasukan keamanan dan semua pintu di gedung parlemen itu ditutup, lapor kantor berita ISNA.  Serangan itu juga melukai beberapa orang, lapor Tasmin.

"Saya sedang berada di gedung parlemen ketika penembakan terjadi. Semua orang terkejut dan ketakutan. Saya melihat dua orang menembak membabibuta," kata seorang wartawan di tempat kejadian perkara yang meminta namanya tidak disebutkan.

Sekitar setengah jam kemudian, seorang penyerang menembaki Mausoleum Ayatollah Khomeini untuk melukai beberapa orang anggota masyarakat, lapor Press TV Iran.

IRNA malah melaporkan bahwa penyerang di mausoleum meledakkan bom bunuh diri setelah menembaki orang-orang.

Timur Tengah