Timur Tengah

Maskapai Saudi coba bajak pilot dan pegawai Qatar Airways

7.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:24
13 JUN 2017
Dok. Pesawat Qatar Airways.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Perusahaan penerbangan Arab Saudi berusaha membajak pilot dan staf Qatar Airways, yang kini dilarang terbang dan melintasi wilayah udara sejumlah negara di Timur Tengah.

Maskapai bertarif murah bernama flynas mengatakan, mereka "menyambut baik karyawan asal Arab Saudi yang berkerja di Airbus A320 Qatar Airways, dan mengundang siapa saja yang memiliki keinginan untuk bergabung dengan flynas."

Flynas menulis di Twitter bahwa mereka tidak hanya menyambut para pilot, tetapi juga staf bagian penjualan, keamanan, perawatan dan personel lainnya.

Dalam krisis diplomatik terbesar di Teluk selama bertahun-tahun, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir serta beberapa negara lainnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pekan lalu setelah menuduh Qatar mendukung kelompok ekstremis.

Namun, Qatar membantah semua tudingan itu.

Sejumlah tindakan diterapkan oleh Arab Saudi dan sekutu mereka dengan memboikot penerbangan Qatar Airways dan melarang mereka melintas di sekitar zona udara negara-negara Teluk.

Para analis mengatakan, posisi Qatar Airways sebagai maskapai lintas benua utama kini terancam.

Flynas sendiri saat ini terus berusaha berkembang, di mana pada bulan Januari lalu mereka telah menandatangani kontrak senilai US$ 8,6 miliar atau setara Rp 114,34 triliun dengan produsen Airbus untuk membeli 80 jet tipe single-aisle A320neo, demikian AFP.

Timur Tengah