Timur Tengah

Pertama dalam 17 tahun, tak ada salat Jumat di Masjid Al Aqsa

15.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:17
14 JUL 2017
Dok. Suasana Salat Jumat di Masjid Al Aqsa Palestina.
Reporter
Abdullatif Assalam
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Untuk pertama kalinya dalam 17 tahun, umat Muslim Palestina tak dapat melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Al Aqsa karena terjadi penembakan.

Tiga orang Palestina menembak tiga polisi Israel di Old City, Yerusalem, Palestina, Jumat (14/07/2017), sebelum akhirnya tewas dalam peristiwa baku tembak.

Polisi Israel mengatakan, ketiga penembak melarikan diri ke arah Masjid Al Aqsa usai melancarkan aksinya. Dilansir Al Jazeera, baku tembak antara ketiga penembak dan kepolisian Israel terjadi di dekat Gerbang Dung Old City.

"Manajemen Masjid Al Aqsa mengatakan, jasad dua orang Palestina berada di halaman masjid," kata wartawan Al Jazeera di Yerusalem, Harry Fawcett.

Dua polisi Israel yang terluka berada dalam kondisi kritis.

Polisi Israel memerintahkan penutupan Masjid Al Aqsa, dan melarang pelaksanaan ibadah salat Jumat, yang biasanya selalu diikuti ribuan orang.

Dalam insiden terpisah, polisi Israel menembak mati pemuda Palestina berusia 18 tahun dalam penyerbuan ke kamp pengungsi Dheisheh di Bethlehem selatan, Tepi Barat.

Polisi Israel juga menangkap dua warga Palestina.

Sejak September 2015, polisi Israel membunuh lebih dari 254 warga Palestina, yang sebagian besar dituduh melakukan penyerangan. Mereka dibunuh tanpa proses peradilan, atau secara ekstra yudisial.

Pada periode yang sama, aksi perlawanan warga Palestina disebut menewaskan 43 orang Israel, kebanyakan pasukan keamanan, dua turis Amerika Serikat dan satu pelancong asal Inggris.

Terbaru
Timur Tengah