Hukum

Gubernur Sulut disebut minta Rp 500 juta dalam sidang korupsi Hambalang

7.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
08:45
18 APR 2017
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Nama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey muncul dalam sidang perkara suap proyek Pusat Pelatihan Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat (Jabar), yang menyeret Andi Zoelkarnain Mallaranggeng atau Andi Malarangeng Alias Choel Malaranggeng sebagai terdakwa.

Nama Olly itu mengemuka saat JPU KPK, Ali Fikri, menanyakan kepada pegawai PT Metaphora Solusi Global, Muhammad Arifin yang dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Choel.

Ali Fikri awalnya bertanya soal BAP Arifin yang menyebut nama Olly, apakah saksi mengenal Gubernur Sulit tersebut. Saksi pun mengaku mengenal Olly dan pernah bertemu dengannya, namun bukan terkait dengan urusan P3SON Hambalang.

"Pernah (bertemu), tapi tidak terkait proyek ini (P3SON Hambalang). Hanya renovasi rumahnya, karena saya konsultan," Jawabnya

Mendengar jawaban tersebut, Jaksa kembali menanyakan saksi terkait soal uang ratusan juta kepada Olly. Menurut jaksa, Olly memerlukan Rp 500 juta untuk acara di Bali. "Olly perlu Rp 500 juta untuk acara di Bali ?" Tanya Jaksa KPK.

Mendengar pertanyaan itu, Arifin membenarkannya, menurutnya Mantan Anggota Fraksi PDI-P itu memerlukan uang sebesar Rp 500 juta. 

"Iya, itu disampaikan ke pak Arief (Manajer Pemasaran PT Adhi Karya, M Arief Taufiqurrahman) ke saya," katanya.

Permintaan uang Rp 500 juta itu disampaikan oleh staf Olly kepada Arifin. Arifin kemudian menyampaikannya lagi kepada Arief. 

"Stafnya pak Olly yang sampaikan ke saya, butuh dana untuk di Bali. Saya kemudian sampaikan ke pak Arief. Tapi, saya tidak tahu realisasinya," ujarnya.

Terbaru
Hukum