Hukum

Novanto dapat jatah 7 persen dari proyek e-KTP

9.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:33
20 APR 2017
Dok. Ketua DPR Setya Novanto
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Direktur PT Java Trade Utama, Johanes Richard Tanjaya, mengatakan Ketua DPR RI, Setya Novanto, menerima Fee 7 persen dari total anggaran proyek e-KTP.

Hal itu disampaikan saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang lanjutan korupsi e-KTP dengan terdakwa mantan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto. 

Jo mengaku, mendapat informasi bahwa Novanto mendapat jatah 7 persen dari duit e-KTP dari pegawai PT Java Trade Utama (tim Fatmawati), Jimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby.

Sebelumnya jaksa KPK, Taufiq Ibnugroho mengkonfirmasi apakah Johanes Alias Jo mengetahui adanya informasi dari saksi lainnya mengenai hal itu. "Pernah dapat informasi Boby, proyek untuk SN group 7 persen?" tanya Jaksa.

Jo membenarkan hal itu. Dia menjelaskan mengenai kode SN grup merupakan bagian untuk Novanto sendiri, bukan group.

"Apa yang disampaikan Boby pernah (menyampaikan informasi tersebut), setahu saya SN bukan SN group, ya Setya Novanto," terangnya.

Dalam kasus e-KTP proses persetujuan anggaran di DPR disebut dikendalikan oleh beberapa pimpinan fraksi. Dua di antaranya yakni dari Partai Golkar Setya Novanto dan Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Keduanya disebutkan dalam dakwaan dan beberapa saksi yang telah dihadirkan mengkoordinasikan setiap pimpinan fraksi guna menyetujui anggaran e-KTP. Waktu itu, perolehan kursi anggota DPR yang terbesar adalah Demokrat dan Partai Golkar.

Terbaru
20 Juli 2017 | 07:56
Peradi dukung Perppu Ormas
Hukum