Hukum

Usut skandal BLBI, KPK periksa petinggi PT Gajah Tunggal dan BPPN

2.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:29
19 MEI 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan terhadap mantan presiden komisaris PT Gajah Tunggal, Mulyati Gozali, untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank BDNI milik Sjamsul Nursalim.

Selain itu, KPK juga memanggil Deputi Bidang Sistem, Prosedur, dan Kepatuhan BPPN, Jusak Kazan untuk diperiksa sebagai saksi mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan (BPPN), Syafruddin Arsjad Temenggung (SAT).

‎"Mereka berdua diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SAT," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (19/5/2017).

Sebagai informasi, PT Gajah Tunggal merupakan salah satu perusahaan milik Sjamsul Nursalim. KPK pun tengah menelusuri sejumlah aset-aset milik Sjamsul terkait SKL BLBI ini, termasuk PT Gajah Tunggal.

Dalam kasus ini, mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsjad Temenggung resmi ditetapkan sebagai tersangka pertama dalam kasus dugaan mega korupsi penerbitan SKL BLBI oleh KPK.

Syafruddin diduga telah melakukan kongkalikong serta menerbitkan SKL BLBI untuk pemegang saham Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI), Sjamsul Nursalim, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp3,7 triliun.

‎Atas perbuatannya, Syafruddin Temenggung disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.‎

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
Hukum