Hukum

Andi Narogong bantah pernah temui Setnov di rumah dinasnya

1.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
05:42
30 MEI 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Reuters

Rimanews - Tersangka bancakan proyek e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong membantah pernah mendatangi rumah dinas DPR RI, Setya Novanto di Jalan Wijaya maupun di Equity Buliding, SCBD bersama Paulus Tannos guna membahas proyek e-KTP di Kemendagri.

"Tidak pernah ke rumah Pak Setnov dan ke Equity Building yang Mulia," ujarnya di hadapan Majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut Andi pun mengaku tidak mengetahui dimana letak Rumah Dinas Ketua DPR RI tersebut. " gak tahu dimana (Rumahnya)," ujarnya.

Selain itu pengusaha tamatan Sekolah Menengah Pertama itu juga membantah dirinya pernah ikut menghadiri pertemuan di hotel Grand Melia bersama mantan Sekjen Kemendagri, Dyah Anggraeni, Irman, Sugiharto dan Setnov.

"Saya tidak pernah bertemu beliau di hotel Grand Melia," katanya.

Dalam kesaksiannya Andi Narogong hanya mengaku pernah mengenal Setnov setelah ia didatangi kader Golkar, Herman saat pemilu 2009 sedang bergulir.

"Saya dikenalkan ke Pak Setnov dari Herman, herman waktu itu ke pabrik saya untuk urusan atribut dan kaos kampanye pemilu, Ia waktu itu mengatakan Golkar sedang mencari kaos atribut, besoknya saya dibawa ke kafe T-box," klaimnya.

Kemudian untuk pertemuan yang kedua ia mengaku masih membahas Kaos. Menurutnya Setnov tidak minat dengan barang dagangannya karena dinilai terlalu mahal.

"Pertemuan yang kedua juga di T-Box (masih) ngomongin kaos tapi tidak terjadi transaksi karena kaos yang saya tawarkan katanya harganya cukup tinggi," ujarnya.

Sementara itu terkait dengan kedatangannya ke DPR ia mengklaim hanya untuk menemui kenalan lamanya yakni anggota fraksi PDI-P, Almarhum Mustoko Weni dan mantan anggota DPR fraksi Demokrat, Ignatius Mulyono. 

"Saya kenal almarhum Ignatius Mulyono tahun 2008 sebagai ketua lingkungan gereja saya, lalu kenal almarhumah Mustoko Weni karena dikenalkan saat acara Natalan di rumah Pak Mul pada 2009. Lalu bertemu lagi di gedung DPR untuk urusan kebun kelapa sawit dengan Pak Mulyono dan dengan Bu Mustoko Weni urusan atribut kampanye," tambah Andi.

Mendengar jawaban tersebut, Salah satu Tim JPU KPK pun mengaku bingung. "Lah kemarin saksi-saksi yang didatangkan ngomong katanya mereka melihat saudara dengan Setnov, itu gmana?," tanya Tim JPU KPK.

"Tidak tahu pak," jawabnya.

Terbaru
Hukum