Hukum

Irman ungkap peran Andi Narogong dalam korupsi e-KTP

1.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:50
12 JUN 2017
Dok. Pengusaha Andi Narogong
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Terdakwa perkara korupsi pengadaan e-KTP, Irman, menceritakan peran pengusaha yang diduga menjadi otak suap, Andi Agustinus Alias Andi Narogong, dalam proyek KTP elektronik.

Mantan Dirjen Kependudukan dan Catata Sipil Kemendagri ini, mengatakan saat proses pembahasan proyek e-KTP berjalan, mantan anggota Komisi II DPR, mendiang Burhanudin Napitupulu, pernah memanggilnya untuk menjelaskan bahwa untuk bisa merealisasikan proyek e-KTP, dia butuh mengajak teman-temannya di DPR sekaligus peran pemilik modal dalam balutan sandi "perhatian khusus".

Namun karena ia tidak pernah bermain proyek besar dan tidak memiliki banyak uang, Irman pun menolak tawaran Burhanuddin.

"Saya menangkap butuh uang. Kalau soal uang saya tidak ikut-ikut, saya tidak sanggup (memberikan) uang," ujarnya saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, hari ini.

Mendengar jawaban Irman, Burhanuddin menjelaskan bahwa untuk masalah pengadaan uang tidak perlu dikhawatirkan karena sudah ada yang mengatur dan memfasilitasinya. 

"Pak Burnan (Burhanudin Napitupulu) jawabnya, Pak Irman jangan salah paham dulu. Kamu tidak akan dibebani, sudah ada orang orang memfasilitasi namanya Andi (Andi Agustinus Alias Andi Narogong)," ujarnya menirukan ucapan Burhan.

Dalam kasus ini KPK sendiri menetapkan tiga orang tersangka, yakni dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto serta pengusaha yang diduga sebagai otak e-KTP, Andi Narogong.

Adapun dua orang anggota DPR yakni Miryam S Haryani di sangkakakan pemberian keterangan tidak benar sementara Politisi Partai Golkar, Markus Nari disangkakan sengaja mempengaruhi dan merintangi kesaksian miryam dalam pemberian keterangan di persidangan.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
Hukum