Hukum

Polisi tunda pemeriksaan Habib Rizieq

7.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:26
19 JUN 2017
Dok. Habib Rizieq Shihab
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Penyidik Polda Metro Jaya menunda agenda pemeriksaan lanjutan terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dalam kasus dugaan percakapan dan foto berkonten pornografi.

"Kami hold (tunda) sebentar (kasus Rizieq) karena ada operasi kemanusiaan yang jauh lebih penting," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan di Jakarta, seperti dilansir Antara, hari ini.

Polisi telah menetapkan tersangka terhadap Rizieq dan Firza Husein terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto vulgar pada Senin (29/5). Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 junto Pasal 29 dan atau Pasal 6 junto Pasal 32 dan atau Pasal 9 junto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Sejauh ini, penyidik menduga Rizieq berada di Arab Saudi sejak 26 April 2017 guna mangkir dari panggilan kepolisian.

Iriawan menuturkan Polda Metro Jaya berkonsentrasi menjalankan Operasi Ramadniya untuk arus mudik dan balik pada Hari Raya Idul Fitri 2017. Selain itu, I penyidik menunggu kepulangan Rizieq dari Arab Saudi ke Indonesia guna menghadapi proses hukum.

Saat ini, penyidik kepolisian masih melengkapi berkas berita acara pemeriksaan (BAP) Rizieq sebagai tersangka. "Semua sudah dilakukan pemeriksaan saksi dan pemberkasan, kami menunggu yang bersangkutan pulang," ujar Iriawan.

Pada saat yang tepat, mantan Kapolda Jawa Barat itu menyebutkan polisi akan mengambil beberapa opsi untuk memulangkan Rizieq jika pimpinan FPI itu tidak kembali ke Indonesia. Salah satu opsi yakni kerja sama "police to police", "blue notice" atau pilihan yang lainnya untuk mengupayakan kepulangan Rizieq.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik fokus menyelesaikan berkas berita acara Rizieq. Penyidik, kata Argo, akan memeriksa dan memastikan langkah selanjutnya, termasuk upaya membawa Rizieq dari Arab Saudi ke Indonesia.

Sejauh ini, menurut Argo, polisi belum mengambil langkah untuk memulangkan paksa Rizieq ke Indonesia, termasuk upaya mengajukan permohonan mencabut paspor Rizieq kepada Direktorat Jenderal Imigrasi karena masih terdapat sejumlah pilihan lain.

Terbaru
Hukum