Hukum

Gus Sholah sambangi gedung KPK

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:44
06 JUL 2017
Sholahudin Wahid
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sejumlah tokoh Agama mendatangi gedung KPK untuk memberikan dukungan kepada lembaga anti rasuah untuk terus melakukan perlawanan terhadap koruptor yang telah merusak dan memiskinkan rakyat.

Dari pantauan Rimanews.com terlihat hadir yakni KH Sholahudin Wahid, Putra Tokoh NU KH Hasyim Muzadi, Gus Yusron, Agus Susanto, Rynaldi Nababan, Lydia Nababan, Edwin Susanto, Ferdinanwati dan Henky Narto Sabdo.

Adik Presiden RI ke empat itu mengaku sangat prihatin dengan maraknya korupsi yang menimpa bangsa ini. Selain itu , tokoh asal Jombang itu juga prihatin dengan keadaan carut marut gesekan anak bangsa tidak terkecuali ketegangan yang menimpa KPK.

Menurut Gus Sholah genderang perang melawan korupsi merupakan sebuah tuntutan reformasi dan menurutnya pembentukan KPK adalah wujud dari upaya itu. 

"Kita semua tau (melawan) korupsi ini adalah sebuah tuntutan dari reformasi ya, menghilangkan KKN dan pembentukan KPK adalah wujud dari upaya itu. Tetapi (faktanya) kita lihat korupsi tidak berkurang yang ditangkap makin banyak tapi korupsi juga makin banyak. Cuma gak sampai tertangkap," ujarnya di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

"Kami ingin menyatakan dukungan kepada KPK yang akhir-akhir ini mendapat tekanan dari berbagai pihak untuk bisa terus melawan praktek-praktek korupsi dan secara umum penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang di negara kita," sambungnya.

Gus sholah pun berencana akan melakukan kegiatan secara besar-besaran dengan tokoh lintas agama guna mendukung langkah KPK untuk terus memerangi Koruptor.

"Kita merencakan akan ada satu kegiatan bersama dengan tokoh lintas agama dan pihak-pihak lain sebagai bentuk dukungan ungkapan kami kepada KPK," tegasnya.

Menurutnya Penyalahgunaan wewenang oleh para pengambil kebijakan, walaupun belum dibuktikan sebagai pelanggaran hukum namun tentunya para pengambil kebijakan itu haruslah mengedepankan moral dan etika.

Sementara itu, Agus Susanto mengatakan, rencanannya pertemuan tersebut akan dilaksanakan pada waktu dekat, tepatnya pada Juli dan dilangsungkan di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. 

"Yang akan diundang tidak hanya tokoh lintas (agama, tetapi juga) putra-putri pendiri bangsa ini. (Nantinya) Ada diskusi, mungkin ada pernyataan bersama agar memperbaiki bangsa agar indonesia bebas dari korupsi," ujarnya.

Gus Sholah menambahkan tidak hanya korupsi, Tokoh-tokoh lintas agama juga berencana merajut gesekan-gesekan antar anak bangsa yang terjadi sebelumnya.

"Tidak hanya korupsi, terakhir kita lihat  ada gejala perpecahan bangsa,Kita juga tidak ingin itu terjadi, jadi kita bersama menjaga bangsa ini tetap bersatu dan kita melangkah ke depan. Kita harus tetap optimis kita bisa menyelesaikan masalah ini," harapnya

Sementara itu wakil ketua KPK, Laode M Syarief mengatakan bahwa KPK telah menerima kedatangan dari tokoh lintas agama, 

Menurutnya rencana para tokoh itu akan membuat gerakan moral bangsa yang bertujuan agar bangsa indonesia bebas dari KKN.

"Intinya tentang gerakan moral bangsa, agar Indonesia bebas dari korupsi, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Laode juga mengaku bingung lantaran lembaga dimana ia bekerja malah menjadi sasaran tembak.

"Maraknya korupsi kok serangannya ke lembaga yang memberantas korupsi, bukan koruptornya. Jadi itu yang ingin mereka sampaikan," tegasnya

Terbaru
Hukum