Hukum

Sidang pembelaan terdakwa kasus e-KTP ditunda

4.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:38
10 JUL 2017
Ilustrasi
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sidang pembacaan nota pembelaan atau pleidoi dua terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP, Irman dan Sugiharto terpaksa ditunda lantaran Irman mengalami muntaber dan sakit lambung. 

"Hasil pemeriksaan dokter, yang bersangkutan harus menjalani rawat inap karena mengalami muntaber dan ada penyakit di lambung," ujar jaksa KPK, Wawan, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017). 

Wawan menambahkan, berdasarkan surat dokter yang diterima pada 7 Juli lalu, sampai saat ini belum ada surat yang menyatakan yang bersangkutan belum bisa keluar dari rumah sakit.

Menanggapi hal tersebut, ketua Majelis Hakim Jhon Halasan Butar-butar lantas bertanya bagaimana sebaiknya. Jaksa akhirnya meminta sidang ditunda karena berkas perkara Irman dan Sugiharto sudah disusun menjadi satu kesatuan.

"Karena ini berkas satu bagian antara saudara Sugiharto dan saudara Irman sehingga tidak bisa dipisah sendiri-sendiri. Kami upayakan paling lambat hari Kamis dengan memperhatikan kesehatan Irman," jawabnya.

Kuasa hukum Irman setuju dengan usulan jaksa, dan Majelis Hakim mengetok palu menunda persidangan kali ini dan akan dibuka pada Rabu.

Sebagai informasi, sedianya hari ini merupakan sidang pembelaan dua terdakwa korupsi e-KTP. Dalam tuntutan jaksa KPK, Irman dan Sugiharto dituntut tujuh dan lima tahun penjara. 

Keduanya diyakini terbukti menerima sejumlah uang terkait proyek e-KTP, yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
Hukum