Hukum

KPK periksa Sandiaga Uno

7.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:27
14 JUL 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Wakil Gubernur Jakarta Terpilih periode 2017-2022 Sandiagana S. Uno hari hari ini mendatangi Gedung KPK guna memenuhi panggilan perkara dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun Anggaran 2009-2011 yang dikerjakan oleh PT Duta Graha Indah (DGI). 

Menurutnya sebagai warga negara yang baik tentunya ia akan memenuhi pemanggilan penegak hukum.

"(Kedatangan saya untuk) memenuhi panggilan dari KPK mengenai posisi saya mantan komisaris Nusa Konstruksi Enginering, saya sudah memberikan konfirmasi sekitar bulan mei (lalu) namun ada panggilan lagi sebagai warga negara yang baik tentunya patuh hukum," ujarnya di Gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta, Jumat (14/07).

Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan akan memberikan keterangan sebaik mungkin sebagaimana yang ia tahu," ujarnya.

"Saya akan penuhi panggilan ini dan akan memberikan keterangab kepada KPK secara full dan kooperatif disamping itu saya (juga) masih berkoordinasi dengn pimpinan komisaris dan direksi PT NSKE yang dulu bernama PT DGI," tegasnya.

"Kita dukung langkah KPK untuk betul-betul membersihkan praktek-praktek korupsi di pemerintahan maupun di dunia usaha di Indonesia," ujarnya

Dalam kesempatan itu Sandi juga mengaku bahwa saat penyidik KPK memeriksanya, mereka sudah bertindak profesional dan tidak ada tekanan.

"Alhamdulilah pemeriksaannya lancar, dan profesional sekali teman-teman penyidik KPK," ujarnya.

Terkait pertanyaan yang disampaikan  penyidik, Sandi mengatakan sama persis dengan pertanyaan yang diberikannya pada bulan Mei lalu

"Jawaban saya juga sama jadi proses yang sangat cepat dan alhamdulilah perusahaan sudah selesai.

Pengusaha yang diusung Partai  Gerindra itu menegaskan bahwa ia akan tetap langkah KPK dalam melakukan penegakan hukum. Untuk itu ia meminta agar KPK tidak tebang pilih.

"Saya selalu sampaikan kami mendukung langkah yang dilakukan KPK untuk memastikan penegakan hukum yang antikorupsi tanpa tebang pilih dan secara komunikasi kami sampaikan terus dukung KPK," tegasnya.

Terbaru
Hukum