Hukum

Setya Novanto jadi tersangka korupsi e-KTP

5.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:34
17 JUL 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya menetapkan Ketua DPR, Setya Novanto sebagai tersangka pada kasus korupsi e-KTP yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp. 2,3 Triliun.

"KPK tetapkan saudara SN anggota DPR RI periode 2009-2014 sebagai tsk, karena diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain dan korporasi dengan menggunakan kesewenangan yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun dalam pengadaan (Proyek) e-KTP," ujar Ketua KPK, Agus Rahardjo di ruang Prescon KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Menurut Agus penetapan Setnov sebagai tersangka itu merupakan perkembangan pengusutan dan sudah adanya bukti-bukti yang cukup.

"Setelah mencermati fakta persidangan terhadap 2 terdakwa (Irman dan Sugiharto) dalam dugaan korupsi e-KTP tahun 2011-2012 pada kemendagri, Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan bukti permulaan yang cukup untuk tetapkan seorang lagi tersangka (Setnov)," ujarnya.

Agus melanjutkan, Diduga kuat Setnov memiliki peran dalam pembahasan proyek e-KTP, mulai dari perencanan, pembahasan di DPR hingga proses pengadaan barang jasa.

"SN melalui AA (Andi Agustinus Alias Andi Narogong) diduga telah mengkondisikan peserta dan pemenanga pengadaan jasa (Proyek e-KTP)," tegasnya.

Atas perbuatan tersebut, KPK menjerat Setnov dengan pasal 3 atau pasal 2 ayat 1 UU no 31 th 99 tentang Tipikor sebagaimana diubah UU no 20 th 2002 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH Pidana.

Terbaru
Hukum