Hukum

Markus Nari kembali jadi tersangka kasus e-KTP

6.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:07
19 JUL 2017
Markus Nari.
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Setelah sebelumnya menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka, hari ini KPK kembali menetapkan tersangka lain dari partai Golkar dalam perkara dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP, yakni Markus Nari.

Bagi Nari, penetapan ini adalah yang kedua. Sebelumnya, KPK telah menjerat Markus nari sebagai tersangka dalam perkara menghalang-halangi proses hukum kasus korupsi pengadaan proyek e-KTP. Atas perbuatannya ini, Markus pun dijerat melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan seorang lagi sebagai tersangka, menetapkan MN (Markus Nari) anggota DPR 2009-2014 karena diduga memperkaya diri sendiri atau orang lain atau sebuah korporasi dalam pengadaan paket e-KTP elektronik," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/07/2017).

Menurut mantan Aktivis ICW tersebut, berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dalam persidangan, KPK menduga Markus ikut berperan dalam proses pembahasan.

"(Markus Nari) Berperan dalam memuluskan atau mengubah proses pembahasan anggaran di DPR sebagaimana terungkap dalam fakta persidangan," ujarnya.

Akibat perbuatan tersebut, KPK menjeratnya melanggar pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Terbaru
Hukum