Hukum

KPK periksa Andi Narogong sebagai saksi untuk Setnov

5.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:15
20 JUL 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini mulai memanggil para saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan tersangka Ketua DPR, Setya Novanto.

Saksi yang bakal dipanggil Penyidik KPK untuk pertama kali setelah Setnov resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP pada Senin (17/7/2017) lalu yakni Inisiator Kelompok Fatmawati yang menjadi rekanan Kemendagri dalam proyek e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong. 

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SN (Setya Novanto)," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (20/7/2017).

Sebelumnya, Agus Rahardjo mengatakan bahwa Setnov dan Andi Narogong memiliki peran penting dalam proses pengadaan proyek e-KTP

"Saudara SN (Setya Novanto) melalui AA (Andi Agustinus alias Andi Narogong) diduga memiliki peran baik dalam proses perencanaan dan pembahasan anggaran di DPR dan proses pengadaan barang dan jasa e-KTP," ujar Agus.

Akibat ulah Novanto dan pihak-pihak lainnya yang terlibat, negara mengalami kerugian keuangan atau perekonomian sebesar Rp 2,3 trilyun dari proyek senilai Rp 5,9 trilyun karena pembayaran barang-barang untuk proyek e-KTP di luar harga yang wajar.

Selain menjadwalkan pemeriksaan terhadap Setnov, Penyidik Juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah bos perusahaan untuk Andi Narogong mulai dari Komisaris PT Berkah Langgeng Abadi July Hira, Direktur Utama PT Noah Arkindo Hoan Dedei, Direktur PT Noah Arkindo Frans Hartono Arief. 

Kemudian Staf PT Puncak Mas Auto Sandra, Staf PT Harrisma Agung Jaya Nana Juhana Osay dan pegawai di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Fajar Kurniawan. 

"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AA (Andi Agustinus alias Andi Narogong)," ujar Febri.

Terbaru
Hukum