Hukum

Penasehat Minton tolak dakwaan jaksa terkait korupsi Jembatan Pedamaran

5.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:05
20 JUL 2017
Jembatan Pedamaran II Kabupaten Rokan Hilir (Rohil)
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sidang perkara dugaan korupsi Pembangunan Jembatan Pedamaran II Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kembali di gelar di pengadilan Negeri Pekanbaru dengan terdakwa Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Rokan Hilir, Ibus Kasri dan konsultan pengawas pengerjaan jembatan dari PT Lapi Ganesatama, Minton Bangun.

Sebelumnya Minton Bangun didakwa oleh Jaksa lantaran dituding telah melakukan tindak pidana korupsi dengan cara memperkaya PT Waskita Karya dalam proyek Jembatan Padamaran II yang dibangun bersamaan dengan Jembatan Padamaran I di Rokan Hilir.

Menanggapi hal tersebut Penasehat hukum Minton Bangun, Jhonshon Manik menolak tudingan Jaksa tersebut, pasalnya peran konsultan pengawas yang dijalankannya, sama sekali tidak bersentuhan dengan pembayaran apalagi keuangan.
 
“Minton Bangun tidak tahu menahu tentang pembayaran dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Rokan Hilir kepada PT Waskita Karya," ujarnya saat dikonfirmasi Rimanews.com, Kamis (20/7/2017).

"Karena hal tersebut di luar kapasitas dan tanggungjawab Saudara Minton Bangun yang hanya merupakan penanggungjawab tim konsultan di lapangan” tambahnya.

Berdasarkan hal tersebut, minton bangun dan penasehat hukumnya dengan tegas menolak seluruh dakwaan jaksa penuntut umum, karena surat dakwaan tidak jelas, kabur, tidak cermat dan tidak lengkap sehingga harus dibatalkan. 

Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum menghadirkan empat saksi yakni mantan kadis PU Rokan Hilir, HM Arsyad, Konsultan, Jidi Firmansyah dan pegawai PT Waskita Karya, Satyo Dirgantonio dan Pyrma Yosserizal.

Sekedar informasi dalam kasus ini, Pihak PT Waskita Karya belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Terbaru
20 Juli 2017 | 07:56
Peradi dukung Perppu Ormas
19 Juli 2017 | 14:56
Upaya Yusril selamatkan HTI
19 Juli 2017 | 11:56
Alasan pemerintah bubarkan HTI
19 Juli 2017 | 10:59
Kemenkumham resmi bubarkan HTI
Hukum