Hukum

KPK panggil empat saksi gali keterlibatan Setnov dalam korupsi e-KTP

5.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:27
27 JUL 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil beberapa saksi untuk menggali keterangan keterlibatan Ketua DPR RI, Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Kali ini KPK memanggil empat orang saksi, ke empat orang tersebut yakni saksi ahli dari pengadaan barang dan jasa, Harmawan Kaeni, Swasta, Frans Hartono Arief, Swasta, Rabin Iman Soetejo, Karyawan Swasta, Andika Mohammad Yudistira Monoarfa.

"Mereka dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Setnov," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (27/7/2017).

Terkait apa yang akan digali keterangan para saksi tersebut, KPK sendiri masih belum menjelaskannya.

Dihimpun dari berbagai sumber Frans Hartono merupakan Direktur Utama PT Noah Arkindo yang bergerak di bidang elektronik. Perusahan tersebut diketahui sebagai distributor alat cetak dan kelengkapannya.

Sementara untuk Frans Hartono Arief, dia merupakan Direktur Utama PT Noah Arkindo yang bergerak di bidang elektronik. 

Kemudian Andika Monoarfa diketahui dia berlatar belakang atlet softball nasional yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Baseball dan Softball Indonesia (Perbasasi) periode 2017-2021. Andika sebelumnya juga sempat dipanggil pada 19 Juli 2017.

Terkahir yakni Rabin Iman Soetejo merupakan Manager Gedung Menara Imperium. Dia pernah dipanggil untuk tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong pada bulan lalu.

Sekedar informasi, penetapan tersangka Setnov merupakan hasil pengembangan KPK dengan mencermati beberapa fakta dalam persidangan.

Nama Setnov sendiri sebelumnya sudah santer disebut menerima duit haram proyek e-KTP dalam surat dakwaan dan tuntutan oleh Jaksa KPK, namun nama Setnov dalam surat putusan tidak disebutkan menerima duit dari proyek e-KTP.

Terbaru
Hukum