Hukum

Kuasa hukum Minton nilai pengawas lapangan tak berwenang cairkan uang

4.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
01:44
28 JUL 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan mengakui bahwa konsultan pengawas pengerjaan jembatan dari PT Lapi Ganesatama, Minton Bangun tidak bersentuhan secara langsung dengan aliran duit korupsi pembangunan Jembatan padamaran II di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Namun, Muspidauan menilai bahwa Minton Bangun memiliki andil dalam kasus korupsi proyek pembangunan Jembatan padamaran II, sebagai pengawas konsultan.

“Memang dia tidak bersentuhan dengan uang tetapi dia itu adalah melakukan pengawasan terhadap kemajuan fisik pekerjaan," katanya kepada wartawan, Kamis (27/7/2017). 

"Jadi seperti saya jelaskan di awal tadi Minton ini selaku pengawas konsultan pengawas yang tugasnya mengawasi pekerjaan," tambahnya.

Menurutnya Minton ikut berperan dalam proses pencairan duit proyek tersebut, lantaran dalam laporan progres pekerjaan pembangunan Jembatan padamaran II yang belum dilaksanakan Minton dinilai melaporkan   bahwa progress pekerjaan seakan-akan sudah dilaksanakan. 

"Jadi ada fisik pekerjaan dari Padamaran ini tidak dilaksanakan tetapi didalam laporan progress kemajuan pekerjaan itu seolah-olah perkerjaan tersebut dilaksanakan, nah ini yang di tanda tangani laporan ini yang ditanda tangani oleh konsultan pengawas dan inilah dokumen ini yang diajukan kapada bendahara untuk pencairan dana progress pekerjaan," jelasnya. 

Sementara itu, Kuasa Hukum Minton Bangun, Jhonshon Manik menuturkan tanggung jawab kliennya dalam proyek tersebut hanya bersentuhan dengan pelaksanaan proyek dan tidak memiliki akses dan kewenangan dalam pembayaran dan pencairan duit dari proyek tersebut. 

Selain itu Johnson juga membantah tudingan bahwa kliennya telah mengada-ada dalam hal melaporkan progres pembangunan.

Menurutnya, Minton sudah bertindak benar dalam menjalankan tugasnya, dimana Minton mencatat apa saja yang terjadi di lapangan dengan sebenar-benarnya.

"Dia sebagai pengawas lapangan jadi engineer sebagai pengawas lapangan dia, jadi dia hanya melakukan terhadap apa yang udah dilaksanakan progress kalau barangnya udah ada, dia ditulis udah ada, kalau barangnya udah terpancang dia tulis udah terpancang, hanya sebatas itu pak, kalau barangnya roboh dia bikin berita acara roboh, sampai sebatas itu aja, pada pembayaaran dia tidak ada sangkut pautnya, udah bisa dilihat tadi dalam dokumen tidak ada tanda tangan Minton," tegasnya.

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
Hukum