Hukum

Korupsi Wisma Atlet, mantan Dirut PT DGI rugikan negara Rp54,7 M

3.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:38
31 JUL 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Mantan Dirut PT Duta Graha Indah (DGI), yang kini berganti nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE), Dudung Purwadi didakwa merugikan negara Rp54,7 miliar dalam kasus pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut jaksa, Dudung telah melakukan perbuatan melawan hukum pada kedua proyek tersebut lantaran melakukan pengaturan guna memenangkan PT DGI dan melakukan subkontrak pekerjaan utama dalam pelaksanaan proyek tersebut.

"(Terdakwa) merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp54,7 miliar sebagaimana Laporan Hasil Audit dalam Rangka Audit Perhitungan Kerugian Negara," kata jaksa KPK Ikhsan Fernandi saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (31/07/2017).

Jaksa KPK mendakwa Dudung telah memperkaya PT DGI sebesar Rp42,71 miliar, M. Nazaruddin Rp4,67 miliar, dan Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel Rizal Abdullah Rp500 juta dalam proyek tersebut.

Atas perbuatan tersebut Jaksa mendakwa Dudung melanggar Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Undan-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara untuk dakwaan subsidernya, Jaksa mendakwa Dudung melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Terbaru
Hukum