Keamanan

Komisi I DPR Sesalkan Pernyataan Kapolri Soal Makar

9.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:58
21 NOV 2016
dok. Salim Mengga
Reporter
Zul Sikumbang
Sumber
Rimanews

Rimanews - Anggota Komisi I DPR RI, Salim Mengga menyayangkan pernyataan Kapolri Jenderal, Tito Karnavian yang menyebutkan ada upaya makar pada saat demo 25 November dan 2 Desember mendatang.

“Seharusnya BIN atau badan Intelijen lain yang ada di kepolisian , tidak bisa serta merta mengatakan (demo) itu makar sepanjang pelaksanaannya sesuai  undang-undang.. Boleh curiga, boleh waspada tapi kalau menggunakan makar, defenisinya apa? Mau merebut kekuasaan? Dengan apa?” kata Salim kepada Rimanews, hari ini.

baca:
Tito Sebut Ada Upaya Makar
Hadapi Pendemo, TNI Gunakan Tangan Kosong
Polisi Lacak Penyebar Rush Money

Tadi siang, dalam pernyataan yang dikeluarkan di Mabes Polri, Tito menyebut, ada agenda menduduki Gedung DPR RI dalam rencana demo pada 25 November dan 2 Desember mendatang, dan memandang rencana itu sebagai upaya makar.

Ditanya apakah soal adanya rencana makar perlu diumumkan, Salin mengatakan, orang bisa berbeda pendapat karena ada menganggap dengan diumumkan publik bisa waspada. “Tapi kalau saya, kalau betul ada upaya makar, lakukan operasi senyap untuk mempereteli,” kata Salim.

Dia menilai, Tito mungkin hanya mau mengingatkan masyarakat, tapi  pengumumannya juga bisa menimbulkan keresahan. “Mungkin Kapolri hanya mau mengingatkan masyarakat, misalnya mengingatkan masyarakat kalau ada yang ajak mereka, mereka harus tahu untuk apa  mereka diajak turun ke jalan,” katanya.

Tapi dia juga mempertanyakan kelengkapan unsur-unsur untuk melakukan makar. “Siapa yang mau melakukan makar?” katanya.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
Keamanan
Berita Terkait
21 Februari 2019 | 17:25
Pendukung Enembe kembali geruduk KPK