Keamanan

Sudan rahasiakan hasil investigasi penyelundupan senjata

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:35
17 FEB 2017
Dok. warga Sudan melintas di dekat kendaraan tempur UNAMID
Reporter
Sumber
Rimanews

Rimanews - Tim investigasi penyelundupan senjata Sudan tidak memberikan hasil penyelidikannya kepada perwakilan Indonesia.

"Tapi UNAMID telah diberikan dan memberikan nota diplomatik kepada perwakilan tetap RI. Dasar nota diplomatik itulah yang bisa mengatakan tim FPU VIII bisa pulang," kata Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, hari ini.

Pasukan Forced Armed Unit Polri bergabung dalam pasukan misi perdamaian di Sudan atau United Nations African Mission in Darfur (UNAMID) ditahan pada 20 Januari lalu saat akan meninggalkan Bandara Al Fashir, Darfur, Sudan. Dari bagasi yang diduga milik para anggota Polri tersebut, disita puluhan jenis senjata api. mereka diduga terlibat dalam penyelundupan senjata. 

Kata Martinus, izin pemulangan 139 anggota FPU VIII itu membuktikan bahwa tidak ada keterlibatan anggota FPU 8 dalam kasus penyelundupan senjata.

Menurut Martinus, sembilan orang perwakilan dari indonesia yang terdiri dari delapan orang anggota Polri dan seorang perwakilan Kementrian Luar Negeri yang dikirim ke Sudan tidak diberi kesempatan melihat hasil investigasi oleh otoritas keamanan setempat.

Martinus mengaku tak mengetahui alasan Sudan tidak membeberkan hasil investigasi. Begitu pula UNAMID yang juga tidak memberitahukan hasil investigasi. 

Namun, 139 orang anggota FPU VIII akan dipulangkan ke Tanah Air. "Mudah-mudahan bisa segera dapat kembali ke Indonesia dengan selamat," kata Martinus. 

Kata Martinus selama ditahan di Sudan, 139 orang anggota FPU tetap mendapat uang saku. "Karena mereka juga dianggap masih berada di daerah operasi," jelas Martinus.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
Keamanan