Kriminal

PDIP sindir polisi lambat tangkap pelaku pengeroyokan

2.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:38
09 JAN 2017
Dok: Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu
Reporter
Febrianto
Sumber
Rimanews

Rimanews - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mendesak polisi segera menangkap pelaku pengeroyokan diduga oleh anggota FPI kepada salah satu pengurus ranting di Jelambar, Jakarta Barat.

"Teroris saja bisa ditangkap yang bekerja secara terturup apalagi ini pelaku pengeroyokan dengan cara manual. Pasti polisi sudah tahu informasi keberadaannya, tinggal menangkap," ujar Masinton di Mapolda Metro Jaya, hari ini. 

Widodo, seorang pengurus PDIP babak belur dan mengaku dikeroyok oleh sejumlah orang anggota FPI, Jumat malam. Insiden tersebut bermula ketika calon wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat melakukan blusukan di kawasan Jelambar, Grogol Petamburan.
 
Ketika itu, sempat ada beberapa orang yang mencoba menghalangi kegiatan Djarot. Mereka mengarahkan kata "haram-haram" kepada Djarot.  Tak terima, Widodo pun sempat menimpali warga tersebut. Malam harinya, Widodo dihampiri beberapa orang yang sama lantas dikeroyok sekitar 10 orang di sebuah warung.

FPI membantah telah melakukan pengeroyokan. Menurut Sekjen DPD FPI Jakarta, Novel Bamukmin, Widodo berduel satu melawan satu dengan anggota FPI, dan tidak ada pengeroyokan.

Namun, pernyataan Novel dibantah Masinton. "Faktanya dikeroyok. Beliau habis pulang ngojek online malam sudah ditungguin dan disamperin babibu langsung dihajar. Diduga 8 sampai 10 orang. Nanti biar polisi yang mengembangkan proses penyelidikannya," jelas Masinton. 

Saat ini, salah satu pelaku telah menyerahkan diri ke Polsek Tanjung Duren. "Sekarang tinggal diproses dan dikembangkan sehingga pelaku lain dapat ditangkap," ungkap Masinton. 

Terbaru
Kriminal