Kriminal

Dua bandar narkoba tewas didor

2.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
04:12
18 MEI 2017
Ilustrasi
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Satuan Narkoba Polrestabes Medan mengungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan Aceh yang dilakukan dua bandar berinisial MR (22) dan M (22), warga Kabupaten Pidie Aceh. Kedua tewas ditembak saat dilakukan penangkapan.

Keduanya ditembak saat hendak diringkus oleh petugas di Jalan Sei Rokan Kelurahan Sei Sekambing B, Kecamatan Medan Baru, Selasa malam pukul 19.00 WIB.

"Karena melawan dan mengancam petugas dengan senjata api revolver, kedua tersangka tersebut terpaksa ditembak oleh petugas hingga tewas saat hendak diringkus,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, seperti dilansir laman Tribratanews, kemarin.

Sebelumnya, petugas Sat Narkoba Polrestabes Medan mendapat informasi  dari masyarakat bahwa di sekitar lokasi tersebut sering terjadi  transaksi narkoba. Tim kemudian melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan, team mencurigai dua orang laki-laki yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor jenis honda beat," sambung Rina.

Selanjutnya tim melakukan penangkapan terhadap kedua laki-laki tersebut, namun para pelaku mencoba melarikan diri namun tim dapat menangkap dan mendapati 1 bungkus narkoba jenis sabu dengan berat 1 Kg pada sepeda motor yang dikendarai pelaku.

Petugas kemudian melakukan interogasi dan pengembangan ke tempat kos kedua tersangka yang terletak di Jalan Sei Begawan. Di dalam kamar kedua tersangka tersebut kembali ditemukan 1 bungkus jenis shabu seberat 1 kg.

Tim kembali melakukan pengembangan dan dari hasil keterangan para pelaku tersebut masih memiliki gudang tempat penyimpanan narkotika jenis shabu di Perumahan Torganda Jalan Bunga Raya Sunggal.

“Namun pada saat tiba di lokasi gudang, pelaku berusaha melawan dan mengancam petugas dengan menggunakan Senpi rakitan jenis revolver dan mengancam akan menembak petugas dan mencoba lari ke areal pekuburan," jelasnya.

Terbaru
Kriminal