Kriminal

Gara-gara sepotong nanas, saudara kembar dibunuh

5.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:52
18 JUN 2017
Ilustrasi
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pertengkaran yang berujung bentrok fisik, bahkan berbuntut hilangnya nyawa, sering kali disebabkan hal sepele. Seperti menimpa saudara kembar di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. RMS (22) tega menusuk saudara kembarnya, RDS (22) hingga tewas gara-gara sepotong nanas.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo, mengatakan peristiwa pembunuhan itu berawalnya pada Jumat 16 Juni lalu. Terjadi keributan hingga perkelahian fisik antara RMS dan RDS di teras depan rumah milik orangtua keduanya. Perkelahian antara saudar kembar ini pun sempat dilerai oleh ibunya dan beberapa tetangganya.

"Perkelahian karena diduga korban tidak terima tersangka memakan satu potong nenas milik korban," kata Guntur sperti dilansir Antara. Setelah perkelahian tersebut dilerai, sang adik pergi meninggalkan rumah dan kembali ke rumah malam itu pukul 00.00 WIB.

Saat kembali ke rumah, Guntur menjelaskan, pintu rumah dibukakan oleh ayahnya yang kemudian tidur. Ketika melihat abang tersangka sudah tertidur pulas di ruang tamu, muncullah niat tersangka untuk membunuh korban.

RMS lalu pergi mengambil pisau sepanjang 30 centimeter bergagang besi, semuanya warna perak. Pisau itu sengaja disembunyikan tersangka di tumpukan karung goni belakang rumah yang telah dibeli satu minggu lalu dari penjual barang harian keliling.

"Itu untuk melawan korban apabila terjadi perkelahian lagi," ungkap Guntur. Kemudian tersangka pada Sabtu pukul 00.15 WIB kembali ke ruang tamu menusuk saudara kembarnya hingga tewas.

Usai membunuh abang kembarnya, RMS melarikan diri ke arah belakang rumahnya dan menyembunyikan pisau tersebut ke tumpukan sampah pelepah sawit. Ia selanjutnya berjalan kaki menelusuri jalan aspal lintas Libo-Waduk hingga sejauh kira-kira 15 kilometer. 

"Tersangka kemudian masuk ke dalam hutan hingga tersesat di seputaran pabrik kelapa sawit PT SSA Kandis," kata Guntur.

Sesaat setelah kejadian pembunuhan tersebut, polisi melakukan pengejaran terhadap tersangka dan memberitahukan kepada warga sekitar tentang ciri-cirinya. 

Pada pukul 15.00 WIB tersangka ditangkap oleh Satpam PT SSA karena curiga melihat tersangka keluar dari dalam hutan dalam kondisi pucat dan kelelahan. 

Selanjutnya Satpam memberitahukan hal tersebut ke Bhayangkara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Libo Jaya yang bersama-sama dengan petugas Polsek Kandis ke kawasan PT SSA, kemudian menangkap tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Dipastikan bahwa laki laki yang diamankan tersebut adalah tersangka pelaku pembunuhan berencana terhadap abangnya. Tersangka diamankan di Polsek Kandis," kata Guntur.

Polisi menangkapnya, Sabtu sore di Pabrik Kelapa Sawit PT. SSA KM 16 Libo Jaya, Kandis, usai melakukan pembunuhan pada Sabtu dini hari di rumahnya di Kampung/Desa Libo Jaya.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
Kriminal