Peristiwa

Mantan Menhub Soroti Pesawat Tua TNI/Polri

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:02
18 DES 2016
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews


Rimanews - Kecelakaan pesawat milik Polri dan TNI tak bisa dipisahkan dari makin usangnya usia pesawat di dua institusi kenegaraan ini. Pesawat dianggap terlalu dipaksakan beroperasi karena minimnya jumlah dari kebutuhan yang diharuskan.

"Ada baiknya alokasi anggaran untuk memoderenisasi pesawat angkut pasukan diperbesar. Paling tidak agar semua Hercules tipe B dan H yang sudah berusia di atas 25 tahun dapat diganti dengan jenis terbaru," kata mantan Menteri Perhubungan, Djusman Syafii Jamal seperti ditulis akun facebooknya, hari ini.

Djusman kemudian menjelaskan bahwa sesungguhnya pesawat terbang merupakan moda transportasi yang paling aman. Karena pesawat diciptakan dengan filosofi safe life dan fail safe. 

"Safe life diterapkan pada airframe structure terutama upaya mengembangkan bangunan struktur konstruksi ringan yang tahan bantingan udara," kata Djusman.

Selain itu, tingkat kelelahan struktur akibat goncangan udara sepanjang perjalanan sudah diperkuat agar bertahan sepanjang umurnya. 

Namun juga safe life setiap komponen pesawat terbang ada batas waktu untuk diperbaiki atau juga diganti dengan yang baru. Tiap pilot dan operartor diwajibkan untuk membuat catatan dalam log book agar semua riwayat pesawat dari ditelusuri. "Sehingga perawatan pesawat ditentukan oleh log book ini," ujar Djusman.

Dengan kata lain perawatan secara berkala sebuah pesawat ada keteraturan, ketelitian, dan kecermatan. Disiplin yang menjadi kata kuncinya.

"Jadi, meski Hercules tipe H yang dimiliki Indonesia berusia 30 tahun lebih saya termasuk orang yang percaya keunggulan SDM dan iptek di TNI AU untuk merawat pesawat ini dengan baik dan benar," papar Djusman.

Sedangkan Fail Safe, ujar Djusman, konsep design untuk memberikan sistem cadangan yang sama fungsinya jika kegagalan operasi terjadi. "Ada sokongan sistem yang tersedia dalam peralatan utama pesawat terbang.

"Karena itu pesawat terbang tua yang dirawat baik dapat dinyatakan layak terbang," papar Djusman.

Terbaru
Peristiwa