Peristiwa

Kemenhub: Tak ada pelanggaran dari Zahro Express

1.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:47
02 JAN 2017
Reporter
Febrianto
Sumber
Rimanews

Rimanews - Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Tonny Budiono menyatakan kapal Zahro Express yang terbakar saat hendak menyebrang dari Pelabuhan muara angke ke Pulau seribu masih layak jalan. 

"Sertifikat itu masih berlaku sampai dengan Juni 2017,” ujar Tonny kepada wartawan, hari ini. 

Kapal Zahro Express yang terbakar dalam perjalanan ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, kemarin pagi. Puluhan penumpang tewas akibat terbakar di atas kapal. Kebakaran terjadi diduga akibat konseleting mesin kapal.

Hingga saat ini jumlah korban hilang masih simpang siur. Karena masih ada 20 korban meninggal belum teridentifikasi.

Toni mengatakan, kapal Zahro Express memiliki sertifikat keselamatan yang dikeluarkan oleh KSOP Muara Angke.

“Kapal tersebut dibuat tahun 2013 berbahan fiberglass," kata Tonny.

Hingga kini, pihaknya masih berkoordinasi dengan berbagai pihak mencari penyebab pasti terbakarnya kapal yang membawa ratusan penumpang itu. Dari sisi administrasi keamanan, kapal itu telah memenuhi kelayakan jalan. Sehingga Dugaan sementara penyebab terjadinya insiden tersebut adalah akibat konsleting listrik di ruang mesin.

“Diasumsikan mesin kapal tersebut meledak kemudian terbakar di kamar mesin yang di dalamnya terdapat tangki bahan bakar,” beber Tonny. .

Termasuk, faktor cuaca yang pada saat kejadian sangat mendukung untuk dilakukannya penyeberangan.  

“Saat kejadian cuaca di wilayah perairan Kepulauan Seribu sedang normal. Lokasi kejadian tepatnya di 06 04′ 776″ S / 106 46′ 243″ E,” tandas Tonny.

Peristiwa