Peristiwa

Djarot pastikan kebakaran Pasar Induk Kramat Jati tak ganggu pasokan lebaran

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:56
12 JUN 2017
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memastikan kebakaran Pasar Induk Kramat Jati tidak akan menganggu kebutuhan pokok selama Ramadhan dan lebaran Idul Fitri.

"Kalau soal pasokan amanlah jelang lebaran, makanya kita punya teknologi mesin penyimpan (Controlled Atmosphere Storage/CAS) itu kan," kata Djarot kepada wartawan di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2017).

Djarot juga mengaku sudah memberikan pengarahan usai pemadaman api yang melahap Pasar Induk Kramat Jati dini hari.

"Ya syukur alhamdulillah ya sudah bisa diatasi tadi jam setengah 5, dan sudah dalam pendinginan. Sekarang polisi sudah masuk untuk melakukan investigasi. Untuk para pedagang, sudah kami kumpulkan untuk persiapan kita buatkan tempat penjualan sementara. Sambil kita briefing juga supaya agar lebih hati-hati, terutama dalam menggunakan listrik, karena itu bisa akibat dari arus pendek atau mungkin juga karena merokok sembarangan," 

Ketika mendapat kabar kebakaran, Djarot sempat merasa khawatir kalau kebakaran tersebut mengganggu mesin penyimpan yang terdapat di Pasar Induk Kramat Jati.

"Saya juga khawatir kalau mengganggu mesin penyimpan (Controlled Atmosphere Storage/CAS), tapi ternyata gak, karena jauh ya tempatnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Puluhan kios di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur ludes terbakar dilalap si jago merah pada Senin (12/6/2017) dini hari sekitar pukul 02.05 WIB.

"Iya benar terjadi kebakaran puluhan kios bumbu di Pasar Induk Kramat Jati. Saat ini masih pemadaman yang dilakukan petugas Damkar Jakarta Timur," kata Petugas Sudin Damkar Jakarta Timur, Maulidin, ketika dihubungi di Jakarta, pagi ini.

Ia mengatakan, 19 unit mobil pemadam kebakaran telah diturunkan untuk memadamkan api yang menghanguskan 90 kios bumbu dapur tersebut.
"Saat ini sudah bisa diatasi, masih dalam pendinginan," kata Maulidin.

Ia belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut, namun dugaan sementara kebakaran itu terjadi karena korsleting listrik. Maulidin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun demikian pihaknya masih menginventarisir jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut.

Peristiwa