Peristiwa

Lima helikopter siaga di ruas Tol Brebes-Gringsing

7.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:39
18 JUN 2017
Dok. Tol Brebes Timur
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono menyebutkan lima helikopter disiagakan di tol fungsional ruas Brebes Timur hingga Gringsing, Kabupaten Kendal, selama arus mudik Lebaran 2017.

"Untuk kebutuhan kalau ada evakuasi darurat di ruas tol fungsional," kata Kapolda di Semarang, seperti dilansir Antara, hari ini.

Selain dari kepolisian, turut bersiaga heli milik Basarnas di ruas tol tersebut. Heli disiagakan mengingat kepadatan kendaraan saat arus mudik yang melintas di jalan tol fungsional sepanjang 110 kilometer tersebut diperkirakan cukup tinggi.

Oleh karena itu, kata Kapolda, pemudik diminta untuk menyiapkan diri dengan baik. Kapolda juga mengimbau kendaraan yang akan mudik melalui ruas tol ini untuk mengisi penuh bahan bakarnya sebelum masuk.

Meski demikian, lanjut dia, PT Pertamina juga telah menyiapkan penjualan BBM di ruas tol tersebut untuk mengantisipasi kebutuhan pemudik.

Selain itu, ia mengimbau pemudik membawa bekal air minum yang cukup. "Ruas tol mulai Palimanan hingga Gringsing cuacanya diperkirakan akan cukup panas. Oleh karena itu pemudik harus sedia air minum yang cukup," katanya.

Di sepanjang ruas tol tersebut, menurut dia, akan disiapkan delapan rest area. Satu dari delapan rest area, disebutnya sudah permanen, sementara tujuh lainnya masih darurat.

Nantinya, pemudik yang melalui tol fungsional tersebut hanya diizinkan untuk berhenti beristirahat di rest area yang telah disediakan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.

Sejumlah persiapan yang dilakukan untuk mengantisipasi kejadian Brebes Exit pada arus mudik Lebaran tahun lalu. Sebanyak 13 orang meninggal sebagai imbas kemacetan di Brebes Exit atau pintu tol Brebes di Jawa Tengah pada 3-5 Juli 2016 lalu. Insiden mudik berujung maut ini bahkan menjadi sorotan sejumlah media asing. 

Media Inggris Daily Mail, memberikan tajuk "Is this the world's worst traffic jam? Fifteen motorists die in three days after getting caught in gridlock at Indonesian junction... named BREXIT".

Sementara situs dari Negeri Ratu Elizabeth lainnya, Metro.co.uk, melaporkan korban jiwa itu terjadi sebelum Hari Raya Idul Fitri. Di mana mereka -- sopir dan penumpang --pingsan akibat cuaca panas ekstrem.

Laman yang menggunakan judul artikel "15 people have died in traffic jam at Brexit junction", juga mengangkat upaya Kementerian Kesehatan yang mendirikan pelayanan medis darurat untuk para pengendara untuk menghindari kenaikan korban.

Sementara situs berita Asia, Channel News Asia, dengan tajuk "12 die in giant Indonesian traffic jam: Official" memberitakan bahwa korban berjatuhan akibat kemacetan parah.

Media lokal menyebut korban jiwa kecelakaan di Brebes ada 13 orang, sementara situs asing menyebut ada 15 orang.

Menurut Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI Achmad Yurianto, ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab pemudik meninggal dunia, yakni kelelahan dan kekurangan cairan yang dapat berdampak fatal.

Apalagi pada kelompok rentan anak-anak, orang tua, pemudik dengan penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, dan jantung, dapat meningkatkan risiko.

Peristiwa